Sehatkah Minum 2 Gelas Air Sebelum Makan? - Photo Credit Laura Tou

Sehatkah Minum 2 Gelas Air Sebelum Makan?

Air memiliki manfaat dalam menghidrasi tubuh dan melancarkan pencernaan. Sebagian oran membuat sebuah kebiasaan baru dengan minum air putih sebanyak 2 gelas sesaat sebelum makan untuk membatasi jumlah makanan yang akan dikonsumi. Namun, sehatkah minum 2 gelas air sebelum makan untuk menghindari makan yang berlebihan? Minum air dalam jumlah yang cukup banyak sebelum makan sebenarnya boleh dilakukan asal tidak berdekatan dengan waktu makan, misalnya saja sejam sebelum makan. Mengapa demikian?

Sehatkah minum 2 gelas air sebelum makan?

Jadi muncul satu pertanyaan, sehatkah minum 2 gelas air sebelum makan. Jawabannya adalah sebaiknya hal itu dilakukan minimal sejam sebelum waktu makan agar tidak mengganggu proses pencernaan makanan dan penyerapan nutrisi.

Dampak yang timbul akibat minum air banyak tepat sebelum makan

Ada anggapan bahwa dengan minum air dalam jumlah banyak sebelum makan akan dapat mengurangi jumlah makanan yang akan masuk ke dalam tubuh. Dengan begitu, kita akan merasa kenyang sehingga kita tidak akan makan dengan porsi besar. Namun, perlu diketahui bahwa minum air yang banyak tepat sebelum makan malah akan menimbulkan gangguan pencernaan, perut kembung dan gangguan penyerapan nutrisi.

Mengapa meminum bergelas-gelas air tepat sebelum makan malah menimbulkan dampak dibanding manfaat baik?

Pada prakteknya, meminum bergelas-gelas air tepat sebelum makan atau di saat makan malah menimbulkan dampak dibanding manfaat baik. Mengapa? Karena cairan yang berlebihan pada saat makan dapat menyebabkan perut kembung dan menimbulkan gangguan pencernaan. Volume makanan di dalam lambung menjadi bertambah dan lambung menjadi penuh sehingga harus bekerja lebih keras untuk mencerna makanan.

Lambung harus memiliki tingkat keasaman 1-2 skala pH yang membantu dalam memecah protein, membantu penyerapan vitamin seperti vitamin B12, merangsang pelepasan enzim pencernaan dan membantu mengubah makanan menjadi bubur agar membantu penyerapan nutrisi bekerja dengan optimal dan lebih mudah. Dengan meminum bergelas-gelas air akan lambung menjadi penuh dan harus bekerja lebih keras untuk menghancurkan makanan. Jumlah kadar asam lambung akan menurun akibat kehadiran air yang banyak. Makanan menjadi susah diserap karena tidak dapat dihancurkan oleh asam lambung secara sempurna.

Minum air dalam jumlah yang banyak juga tidak baik untuk dilakukan dalam waktu yang berdekatan dengan waktu makan. Jadi kita bukan hanya harus menghindari minum air sebelum makan. Kita juga harus menghidari untuk minum pada saat makan maupun sesaat sesudah makan.

Kapan waktu yang tepat untuk minum air di saat bersantap

Demi menjaga sistem pencernaan kita agar dapat bekerja dengan baik, kita harus membatasi jumlah air yang akan kita minum pada waktu yang berdekatan dengan waktu makan. Minum pada saat makan sebenarnya hanya untuk membantu kita menelan. Jumlah air yang kita minum pada saat makan sebaiknya kurang dari 100ml. Jadi, Kapan waktu yang tepat untuk minum air di saat bersantap? Sebaiknya kita tidak minum setengah jam sebelum makan dan satu jam setelah makan.

Bagaimana cara mengoptimalkan kinerja pencernaan agar bekerja lebih optimal

Cara untuk mengoptimalkan kinerja pencernaan agar bekerja lebih optimal, di antaranya: membatasi jumlah cairan sebelum makan dan 1 jam sesudah makan, mengunyah lebih lama, makan dengan tenang, makan dengan bantuan rasa asam seperti cuka apel atau sayuran yang memiliki rasa pahit untuk membantu proses pencernaan. Proses pencernaan makanan dan penyerapan nutrisi akan berjalan dengan lebih mudah dan lebih optimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *