Proses Pembakaran Kalori Pada Saat Berjalan Kaki - Photo Credit Umberto Brayj

Proses Pembakaran Kalori Pada Saat Berjalan Kaki

Berjalan kaki sepertinya merupakan sebuah olahraga yang sederhana. Namun, tahukah Anda bahwa ketika kita sedang berjalan kaki ada banyak hal yang terjadi di dalam tubuh kita. Akan ada sangat banyak hal yang terjadi di dalam tubuh kita sejak kita memulai berjalan kaki hingga kita selesai berjalan kaki. Berjalan kaki bahkan diyakini merupakan cara yang efektif dalam menurunkan berat badan apabila dilakukan secara konsisten. Nah, bagi Anda yang ingin tahu bagaimana berjalan kaki dapat membantu menurunkan berat badan, mari kita simak saja proses pembakaran kalori pada saat berjalan kaki.

Proses pembakaran kalori pada saat berjalan kaki

Berjalan kaki mungkin terlihat sederhana dan sepertinya tidak banyak membakar kalori bila dibandingkan dengan berlari. Bagi Anda yang mungkin bertanya bagaimana bisa hanya dengan berjalan kaki dapat membakar banyak kalori dan membantu proses penurunan berat badan. Berikut ini adalah proses pembakaran kalori pada saat berjalan kaki:

1 sampai 5 menit pertama

Ketika kita telah berjalan kaki, pada menit pertama hingga menit ke lima, tubuh akan melepaskan bahan kimia yang bisa menghasilkan energi dalam sel tubuh. Denyut jantung akan meningkat menjadi 70 hingga 100 denyut permenit. Hal ini akan meningkatkan aliran darah dan menyebabkan pemanasan pada otot tubuh. Tubuh kita akan membakar kalori sebanyak 5 kalori per menit.

menit ke 6 sampai menit ke 10

Pada menit ke 6 sampai 10 saat berjalan kaki, denyut jantung akan naik dari angka 70 sampai 100 denyut permenit menjadi 140 denyut permenit. Aliran darah akan bertambah cepat dan membawa lebih banyak oksigen dan darah ke dalam otot tubuh. Tubuh kita akan membakar sedikit lebih banyak kalori, sekitar 6 kalori per menit.

menit ke 11 sampai menit ke 20

Pada menit ke 11 sampai 20 saat kita berjalan kaki, panas dan suhu tubuh akan meningkat. Tubuh akan mulai berkeringat akibat dari pelebaran pembuluh darah di dekat kulit yang secara perlahan melepaskan panas tubuh. Denyut jantung akan bertambah cepat dibandingkan sebelumnya. Hormon tubuh seperti glukagon dan epinefrin akan terus meningkat jumlahnya untuk membantu pembakaran kalori di dalam otot tubuh. Jumlah kalori yang akan dibakar oleh tubuh akan semakin bertambah, 7 kalori per menit.

menit ke 21 sampai menit ke 45

Pada menit ini kita tidak akan merasa terlalu capek saat berjalan. Hal ini disebabkan adanya zat kimia endorfin yang dihasilkan tubuh. Endorfin akan merangsang otak untuk membantu kita merasa lebih rileks dan segar. Keringat yang keluar dari tubuh akan semakin banyak. Kalori yang terbakar di dalam tubuh akan semakin bertambah hingga 8 atau 9 kalori per menit.

menit ke 46 sampai menit ke 60

Pada menit ini, otot-otot pada tubuh akan merasa kelelahan setelah mengeluarkan banyak energi dan panas tubuh. Panas tubuh ditimbulkan akibat proses metabolisme tubuh untuk mengubah karbohidrat menjadi energi tubuh. Badan akan merasa kelelahan mendalam karena tubuh mulai kekurangan karbohidrat untuk diubah menjadi kalori akibatnya tubuh kehabisan energi untuk melakukan gerakan fisik.

Pada saat kita mulai berhenti berjalan kaki dan beristirahat, denyut jantung akan melambat dan melemah. Nafas kita juga akan mulai kembali ke keadaan normal seperti sebelum kita berjalan kaki. Selama berjalan kaki kita akan membakar sangat banyak kalori karena di setiap menit kita melakukan gerakan sederhana itu, kalori tubuh akan dibakar untuk diubah ke dalam bentuk energi hingga pada akhirnya kita akan kekurangan makanan(karbohidrat) untuk diubah menjadi energi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *