Artikel ini mengilustrasikan perhitungan rugi laba yang lebih ekstrim dibandingkan contoh perhitungan rugi laba yang terdahulu pada kisaran 1.1% hingga 1.2%. Kini artikel ini mengilustrasi perhitungan rugi laba investasi saham penipuan dan resmi ketika pergerakan harga pasar mencapai angka 3%. Bila Anda baru mengikuti artikel ini, Anda bisa pelajari dahulu pembahasan Kami di halaman

Ciri-ciri Pialang Indeks Saham Penipuan – Cara Kenali Broker Penipu
Cara Pialang Saham Penipuan Makan Uang Korban – Aksi Broker Nakal
Contoh Perhitungan Rugi Laba Investasi Saham Resmi Dan Penipuan Pergerakan 1%

Perhitungan Rugi Laba Investasi Saham Penipuan Dan Resmi Pergerakan 3%

Untuk mengilustrasikan nilai investasi ini, Kami menggunakan angka jual beli di angka 4200 dan 4335. Perbedaan kedua angka tersebut adalah 135 point. Pergerakan sebesar 3.2% bila dipandang dari angka 4200 dan 3.1% bila dipandang dari angka 4335. Mari kita lihat cara perhitungannya.

Contoh kasus untung:

Investasi Saham Penipuan:

Jumlah beli = 1 lot
Biaya per lot = Rp. 5.000.000.-
Fee transaksi = Rp. 75.000,- /lot (contoh 1.5%)
Leverage = Rp. 50.000/point

Modal = jumlah lot x (biaya per lot + fee transaksi)
Modal = 1 x (Rp. 5.000.000.- + Rp. 75.000)
Modal = 1 x (Rp. 5.075.000)
Modal = Rp. 5.075.000

Harga beli = 4200
Nilai setting = 10 (selisih dengan pasar)
Harga jual = 4335

keuntungan = selisih harga x leverage
keuntungan = (4335 – 4200 – 10) x Rp.50.000,-
Keuntungan = 125 x Rp. 50.000,- = Rp. 6.250.000,-

Keuntungan bersih = Rp. 6.250.000,-

Investasi Saham Resmi:

Jumlah beli = 1 lot = 100 lembar
Fee Beli = 0.2%
Fee Jual = 0.3%
Harga beli = 4200
Harga jual = 4335

total beli = jumlah beli x harga beli
total beli = 100 lembar x 4200
total beli = Rp. 420.000,-

fee beli = fee beli x total beli
fee beli = 0.2% x Rp. 420.000,-
fee beli = Rp. 840,-

modal beli = total beli + fee beli
modal beli = Rp. 420.000,- + Rp. 840,-
modal beli = Rp. 420.840,-

Total jual = jumlah jual x harga jual
Total jual = 100 lembar x 4335
total jual = Rp. 433.500,-

fee jual = fee jual x total jual
fee jual = 0.3% x Rp. 433.500,-
fee jual = Rp. 1.300,5

hasil jual = total jual – fee jual
hasil jual = Rp. 433.500,- – Rp. 1.300,5
hasil jual = Rp. 432.199,5

Keuntungan Bersih = hasil jual – modal beli
Keuntungan Bersih = Rp. 432.199,5 – Rp. 420.840,-
Keuntungan Bersih = Rp. 11.359,5

Bila jumlah pembelian menjadi 12 lot agar modal mendekati nilai 5 juta rupiah maka
modal = Rp. 5.050.080,-
keuntungan bersih = Rp. 136.314,-

Contoh kasus rugi:

Contoh ini merupakan kasus yang mirip dengan kasus di atas namun harga beli dan harga jual dibalik artinya harga beli lebih tinggi dibandingkan dengan harga jual. Jadi Investor mengalami kerugian.

Investasi Saham Penipuan:

Jumlah beli = 1 lot
Biaya per lot = Rp. 5.000.000.-
Fee transaksi = Rp. 75.000,- /lot (contoh 1.5%)
Leverage = Rp. 50.000/point

Modal = jumlah lot x (biaya per lot + Fee Transaksi)
Modal = 1 x (Rp. 5.000.000.- + Rp. 75.000)
Modal = 1 x (Rp. 5.075.000)
Modal = Rp. 5.075.000

Harga beli = 4335
Nilai setting = 10 (selisih dengan pasar)
Harga jual = 4200

keuntungan = selisih harga x leverage
keuntungan = (4200 – 4335 – 10) x Rp.50.000,-
Keuntungan = -145 x Rp. 50.000,-
Keuntungan = -Rp. 7.250.000,-

Keuntungan bersih = keuntungan
Keuntungan bersih = -Rp. 7.250.000,-

Investasi Saham Resmi:

Jumlah beli = 1 lot = 100 lembar
Fee Beli = 0.2%
Fee Jual = 0.3%
Harga beli = 4335
Harga jual = 4200

total beli = jumlah beli x harga beli
total beli = 100 lembar x 4335
total beli = Rp. 433.500,-

fee beli = fee beli x total beli
fee beli = 0.2% x Rp. 425.000,-
fee beli = Rp. 867,-

modal beli = total beli + fee beli
modal beli = Rp. 433.500,- + Rp. 867,-
modal beli = Rp. 434.367,-

Total Jual = jumlah beli x harga jual
Total Jual = 100 lembar x 4200
total Jual = Rp. 420.000,-

fee jual = fee jual x total jual
fee jual = 0.3% x Rp. 420.000,-
fee jual = Rp. 1.260,-

modal beli = total beli – fee jual
modal beli = Rp. 420.000,- – Rp. 1.260,-
modal beli = Rp. 418.740,-

Keuntungan Bersih = hasil jual – modal beli
Keuntungan Bersih = Rp. 418.740,- – Rp. 434.367,-
Keuntungan Bersih = -Rp. 15.627,-

Bila jumlah pembelian menjadi 12 agar modal mendekati nilai 5 juta rupiah maka
modal = Rp. 5.212.404,-
keuntungan bersih = -Rp. 187.524,-

Perbandingan Analisa rugi laba

Mari kita analisa perhitungan rugi laba dengan lebih mendalam.

Investasi pada perusahaan penipuan
Modal = Rp. 5.075.000
Keuntungan bersih = Rp. 6.250.000,-
persentase keuntungan 123%

Modal = Rp. 5.075.000
kerugian bersih = Rp. 7.250.000,-
persentase kerugian 142.8%

Investasi pada perusahaan resmi
modal = Rp. 5.050.080,-
keuntungan bersih = Rp. 136.314,-
persentase keuntungan 2.69%

modal = Rp. 5.212.404,-
Kerugian bersih = Rp. 187.524,-
persentase kerugian 3.59%

Dari hasil perhitungan lagi-lagi nilai investasi resmi tidak jauh berbeda dengan nilai pergerakan harga saham. Sedangkan nilai investasi saham penipuan memberikan angka yang menakjubkan. Kalau kita berada di posisi menguntungkan kita akan merasa cepat kaya tapi kalau kita berada di posisi yang merugikan. kita membeli saham dengan modal 5.1 juta tapi harus membayar kerugian 7.25 juta. Hasilnya kita akan cepat bangkrut. Kita masih memiliki hutang sebanyak 2.2 juta kepada perusahaan pialang setelah kita menyerahkan semua modal saham kita untuk membayar kerugian.

Banyak orang yang bangkrut setelah menginvestasikan harga kekayaan mereka kepada perusahaan penipuan ini. Mereka akhirnya harus merelakan semua harta mereka dilahap oleh perusahaan penipu.

Nah setelah penjelasan ini, Anda sendiri yang memutuskan untuk mengambil langkah cepat kaya dan cepat miskin atau memilih jalan investasi yang lebih aman.