Di dalam hal memulai suatu usaha, proyek, organisasi atau bisnis, sering kali kita dihadapkan untuk menyusun visi dan misi. Visi dan misi merupakan pedoman dasar untuk memulai, merencanakan atau melaksanakan suatu hal besar yang kita ingin wujudkan. Keberadaan visi dan misi yang telah ditetapkan terlebih dahulu dapat digunakan sebagai alat bantu untuk mengarahkan pelaksanaan pekerjaan.

Keberadaan visi dan misi cukup penting di dalam suatu usaha, proyek, organisasi atau bisnis. Namun, hingga kini masih banyak pihak yang tidak mengerti perbedaan atara visi dan misi. Sebenarnya terdapat perbedaan besar antara visi dan misi. Akan tetapi, mereka yang tidak mengerti pengertian dan perbedaan antara visi dan misi akan mengalami kesulitan ketika mereka dihadapkan untuk merancang visi dan misi dari proyek mereka. Berikut ini adalah perbedaan visi dan misi:

Kami ambil contoh sebuah perencanaan pembangunan sebuah kantin yang berlokasi di tengah kota untuk menjelaskan hal mengenai misi dan visi. Misi dan visi biasanya disusun pada awal perencanaan yang artinya usaha belum atau baru saja berjalan.

Misi
Misi merupakan sebuah kalimat atau paragraf yang berisi tentang tujuan pelaksanaan usaha tersebut terhadap lingkungan dan masyarakat. Fasilitas, kemudahan dan keuntungan yang diberikan usaha tersebut kepada masyarakat. Misi diterapkan secara langsung ketika usaha dijalankan.
Contoh Misi:
“Kehadiran kantin A akan menjadi sebuah tempat untuk bersantai, jajan snack hingga mendapatkan makanan utama kepada masyarakat setempat. Kantin A juga akan menghadirkan aneka makanan dan minuman hingga ke rumah atau tempat kerja yang berlokasi di dekat kantin A. Kantin A juga akan siap menyajikan aneka makanan dan minuman yang segar dari pagi hingga malam kepada masyarakat yang membutuhkan. Kantin A akan menjamin kebersihan lingkungan di lokasi kantin A dalam hal melaksanakan usaha dan melestarikan lingkungan.”

Visi
Visi merupakan suatu kondisi yang diprediksi pada beberapa tahun berikutnya. Kondisi ini belum terwujud pada masa sekarang dan tidak dapat dilaksanakan. Dengan kata lain, visi merupakan cita-cita yang akan diwujudkan oleh suatu usaha pada waktu ke depan.
Contoh Visi:
“Kantin A akan hadir di berbagai lokasi untuk menjangkau masyarakat yang belum terjangkau. Kantin A akan bekerja sama dengan pihak-pihak yang mampu memberikan dukungan pelayanan dan penyajian produk namun tetap dapat menjaga kualitas produk yang disajikan. Kantin A akan menjadi pilihan masyarakat sebagai tempat pertemuan, tempat bersantap bersama keluarga atau kerabat.”

Visi dan misi bukan suatu pernyataan tentang bagaimana usaha tersebut mendapatkan keuntungan. Namun visi dan misi digunakan untuk memberikan arahan bagaimana pelaksanaan suatu usaha untuk memberikan keuntungan atau fasilitas kepada masyarakat sebagai dampak positif dari kehadiran usaha tersebut.