Saham kini diperjual belikan untuk mendapatkan keuntungan selisih nilai jual beli tersebut dan bukan diinvestasikan. Harga saham cenderung turun naik sesuai dengan jumlah penawaran dan permintaan. Namun, investor juga akan menjual sahamnya ketika mereka merasa harga saham yang mereka miliki sudah cukup tinggi. Tingkat keuntungan yang ingin dicapai setiap individu untuk menjual sahamnya tentu sangat bervariasi. Berikut ini adalah jenis cara bermain saham berdasarkan tingkat keuntungan:

Daily Trader Targetkan keuntungan 1 hingga 3%

Trader tipe daily adalah trader yang paling agresif pada saat transaksi saham. Mereka bermain saham menggunakan bantuan grafik teknis jangka pendek untuk memainkan nilai saham. Mereka menargetkan keuntungan sebesar 1% hingga 3% setiap hari. Mereka bahkan menggunakan margin untuk membeli saham sehingga mereka mencapai keuntungan lebih banyak. Penggunaan margin untuk membeli saham akan terbebas dari biaya apabila saham tersebut dijual pada hari yang sama.

Bila mereka hanya memiliki modal 100 juta rupiah untuk membeli saham dan mendapatkan keuntungan sebesar 2% maka keuntungan kotor yang diperoleh pada hari itu adalah 2 juta rupiah. Setelah dipotong biaya transaksi kira-kira sebesar 0.5% maka keuntungan bersih yang didapatkan pada hari itu adalah 1.5 juta juta rupiah. Bila mereka menggunakan margin untuk transaksi saham maka keuntungan akan bertambah. Misalnya mereka menggunakan modal sebesar 100 juta rupiah dan ditambahkan margin sebesar 100 juta rupiah maka total pembelian saham sebesar 200 juta rupiah. Jadi dengan modal 100 juta rupiah bisa bertransaksi saham 200 juta rupiah. Keuntungan bersih yang sebelumnya hanya 1.5 juta rupiah bisa bertambah menjadi 3 juta rupiah. Hanya saja analisa teknikal mereka harus benar-benar tepat karena mereka harus tetap menjual saham mereka pada hari yang sama baik dalam keadaan untung maupun rugi.

Weekly Trader targetkan keuntungan 5 hingga 6%

Trader weekly juga hampir sama dengan trader daily namun mereka tidak bisa menggunakan margin seperti daily trader karena mereka akan menyimpan saham yang mereka beli. Mereka akan menyimpan saham yang belum naik ke nilai yang mereka harapkan. Terkadang weekly trader juga akan menjual saham pada hari yang sama apabila harga saham mereka telah naik ke nilai yang mereka harapkan.

Beberapa trader yang disiplin akan menjual saham mereka ketika kerugian yang mereka harus tanggung telah mencapai 3% setengah dari keuntungan yang diharapkan. Mereka juga akan menjual saham yang mereka simpan apabila harga saham belum mencapai target setelah melewati waktu seminggu, baik dalam keadaan rugi maupun untung.

Monthly Trader targetkan keuntungan 10 hingga 12%

Monthly Trader adalah trader tergolong lumayan sabar. Mereka tidak terlalu banyak meluangkan waktu untuk memantau saham. Mereka juga mengandalkan analisa teknikal untuk membeli saham. Mereka adalah orang yang jarang mempunyai waktu untuk memantau saham. Mereka akan menjual sahamnya ketika keuntungan telah mencapai 10% atau akhir periode transaksi yang telah dijadwalkan.

TriMonthly Trader targetkan keuntungan 20 hingga 30%

TriMonthly Trader alias trader 3 bulanan, mereka membeli saham untuk disimpan. Trader jenis ini memadukan setengah analisa teknikal dan setengah analisa fundamental. Mereka membeli saham untuk disimpan. Tapi setelah keuntungan telah mencapai 20% atau lebih mereka akan menjual sahamnya. Mereka pada umumnya hanya memantau harga saham setiap minggu sekali. Mereka tidak meluangkan banyak waktu untuk memantau pergerakan harga seperti trader yang memiliki time frame lebih pendek.

Trader jenis ini kadang tidak terlalu disiplin untuk menjual sahamnya yang masih dalam keadaan rugi. Tapi, mereka tidak segan-segan untuk menjual sahamnya bila mereka sudah meraup keuntungan walaupun tingkat keuntungan belum mencapai target.

Semi Investor targetkan keuntungan 25% hingga 50%

Pemain saham tipe ini lebih rasional ketika membeli saham. Mereka mengacu pada nilai fundamental perusahaan ketika membeli saham. Mereka menargetkan keuntungan sebesar 25% hingga 50%. Pada umumnya time frame mereka berkisar antara setengah tahun hingga 1 tahun untuk menyimpan saham. Tapi mereka juga tidak segan-segan untuk menjual saham ketika keuntungan sudah mencapai target walaupun mereka belum lama membeli saham. Mereka juga akan menjual saham mereka apabila kondisi perusahaan memburuk tidak seperti yang diprediksi sebelumnya.

Investor targetkan keuntungan di atas 1000%

Pemain saham tipe ini sangat pasif. Mereka mungkin bertransaksi saham selama bertahun-tahun. Mereka membeli saham untuk memiliki perusahaan. Mereka berharap saham perusahaan yang mereka beli berkembang pesat. Mereka tidak hanya mengacu pada nilai fundamental perusahaan. Mereka juga menganalisa manajemen perusahaan hingga program di masa-masa mendatang perusahaan tersebut. Mereka adalah orang-orang yang serius ingin membeli perusahaan.

Target keuntungan investor umumnya berada di atas 1000%. Angka yang tidak normal untuk diperoleh para trader. Namun, mereka mempunyai visi yang jauh mengenai perusahaan yang mereka beli. Investor tertentu malah banyak menabung saham tambahan ke dalam perusahaan tersebut secara berkala walaupun harganya sudah naik jauh di atas harga beli awal.

Pemain saham tipe ini sangat jarang ditemukan tapi mereka banyak meraup keuntungan yang luar biasa jumlahnya. Mereka bahkan bisa meraih keuntungan 1000x dibanding modal yang mereka tanamkan. Namun, ada satu hal yang orang-orang biasa tidak bisa ikuti, mereka mampu bersabar hingga 20 tahun atau lebih untuk menunggu harga saham mereka naik.