Setiap wanita tentu menginginkan memiliki tubuh yang langsing dan indah sehingga tak jarang mereka rela melakukan diet. Diet yang mereka lakukan tersebut di antaranya dengan mengurangi atau menghindari asupan makanan tertentu dan melakukan olahraga secara teratur untuk menurunkan berat badan atau mempertahankan berat badan yang mereka kehendaki. Penelitian malah menemukan bahwa diet yang dilakukan oleh para wanita tersebut justru meningkatkan resiko terkena depresi hingga lebih dari 50%.

Menurut penelitian para ahli kesehatan, “Para wanita yang menjalani pola makan dengan membatasi jumlah konsumsi makanan dengan ekstrim akan memiliki kecenderungan memiliki depresi dibandingkan dengan para wanita yang membatasi jumlah makanan yang mereka konsumsi dengan benar.”

Pola diet yang salah cenderung akan mengakibatkan seseorang mengalami depresi. Hal ini dapat terjadi dikarenakan dengan melakukan pembatasan asupan makanan yang ekstrim sehingga menimbulkan peradangan pada saluran pencernaan. Peradangan pada saluran makan tersebut akan memicu depresi. Selain itu perasaan menahan lapar tersebut terkadang membuat mereka tidak konsentrasi untuk melakukan pekerjaan bahkan untuk tidur sekalipun. Depresi yang berkepanjangan akan dialami ketika mereka menjalankan diet terlalu ketat dalam waktu yang lama.

Sejumlah penelitian juga dilakukan terhadap wanita yang memiliki bobot tubuh normal dan yang memiliki bobot berlebih. Mereka menemukan bahwa sebagian besar wanita yang memiliki bobot tubuh berlebih memiliki kecenderungan mengalami depresi.

Depresi lebih beresiko terjadi pada wanita memiliki bobot normal dibanding memiliki bobot berlebih dikarenakan mereka merasa tertekan untuk mempertahankan bentuk tubuh ideal. Mereka rela untuk menjalani pola diet yang ketat. Perasaan tidak menyenangkan untuk menahan lapar tentunya sangat menyiksa bagi mereka. Jumlah asupan kalori yang sedikit ke dalam tubuh mereka membuat mereka sulit menangkal depresi. Pada sisi lain, mereka mengkhawatirkan pandangan orang lain terhadap bentuk tubuh mereka dan hal ini juga menjadi tekanan tersendiri bagi mereka.

Wanita yang memiliki berat badan berlebih memiliki masalah dengan depresi namun tidak sebesar depresi yang dialami oleh wanita yang ingin mempertahankan berat badannya agar tetap tampil menarik. Mereka memiliki masalah dengan tekanan untuk cepat dapat menurunkan berat badan yang berlebih. Upaya melakukan diet ketat disertai pemahaman yang salah akan diet dan keinginan untuk cepat menurunkan berat badan menjadi pemicu terjadinya depresi.

Pola diet yang salah akan menyebabkan seseorang merasa tersiksa. Bila Anda ingin melakukan diet, sebaiknya Anda memahami proses diet yang sehat terlebih dahulu. Proses diet tidak ada yang instan dan memerlukan waktu untuk menurunkan berat badan. Anda lebih disarankan untuk melakukan diet yang sehat dengan mengkonsumsi makanan yang sehat dengan porsi makanan yang seimbang pemenuhan gizinya dibanding melakukan diet ketat. Hal ini ditujukan agar kesehatan Anda tetap terjaga dan Anda dapat menikmati proses diet yang tidak menyiksa dan menyebabkan depresi.