Pada kesempatan kali ini saya mencoba membawakan sebuah contoh program menggunakan If sebagai kontrol pemrograman. Saya kali ini mengangkat topik taxonomy makhluk hidup. Taxonomy makhluk hidup ini hanya berdasarkan cara pemikiran saya pribadi dan saya tidak menjamin bahwa cara taxonomy yang saya masukkan dalam contoh program adalah benar. Berikut ini adalah contoh program C++ menggunakan if (taxonomy makhluk hidup):

Contoh program C++ menggunakan if (taxonomy makhluk hidup)

Perintah If dan Else pada bahasa C++

Perintah If digunakan untuk memeriksa suatu kondisi apakah sesuai dengan kriteria. Bila kondisi yang dimasukkan benar(sesuai dengan kriteria) maka program akan dijalankan dan else akan menjalankan program dengan kondisi yang tidak benar(tidak sesuai dengan kriteria).

Perintah If bertingkat dan Else If pada bahasa C++

Perintah If juga dapat dibuat secara bertingkat seperti pada contoh program di atas. If digunakan untuk pada tingkatan selanjutnya akan digunakan untuk melakukan pengujian terhadap suatu kondisi lain sehingga program akan bekerja lebih detil dan lebih luas.

Perintah Else If juga dapat digunakan untuk melakukan pengujian lebih lanjut pada suatu kondisi. Perintah else if juga dapat dikatakan pengujian bertingkat untuk mengetahui suatu kondisi di dalam program.

Penulisan if bertingkat maupun else if bertingkat mempunyai arti yang sama namun penggunaannya harus disesuaikan dengan keperluan Anda dalam membuat program.

Pada contoh program ini digunakan beberapa if dan else yang secara bertingkat. Semua itu ditujukan untuk membuat alur program.

Source code program dapat di download di sini.