Artikel ini memberikan contoh perhitungan rugi laba yang didapatkan dari hasil investasi melalui perusahaan pialang resmi dan penipuan. Buat Anda yang langsung masuk ke halaman ini bisa membaca penjelasan Kami terlebih dahulu di halaman

Ciri-ciri Pialang Indeks Saham Penipuan – Cara Kenali Broker Penipu
Cara Pialang Saham Penipuan Makan Uang Korban – Aksi Broker Nakal

Contoh perhitungan rugi laba investasi saham resmi dan penipuan

Contoh kasus untung:

Investasi Saham Penipuan:

Jumlah beli = 1 lot
Biaya per lot = Rp. 5.000.000.-
Fee transaksi = Rp. 75.000,- /lot (contoh 1.5%)
Leverage = Rp. 50.000/point

Modal = jumlah lot x (biaya per lot + fee transaksi)
Modal = 1 x (Rp. 5.000.000.- + Rp. 75.000)
Modal = 1 x (Rp. 5.075.000)
Modal = Rp. 5.075.000

Harga beli = 4200
Nilai setting = 10 (selisih dengan pasar)
Harga jual = 4250

keuntungan = selisih harga x leverage
keuntungan = (4250 – 4200 – 10) x Rp.50.000,-
Keuntungan = 40 x Rp. 50.000,- = Rp. 2.000.000,-

Keuntungan bersih = Rp. 2.000.000,-

Investasi Saham Resmi:

Jumlah beli = 1 lot = 100 lembar
Fee Beli = 0.2%
Fee Jual = 0.3%
Harga beli = 4200
Harga jual = 4250

total beli = jumlah beli x harga beli
total beli = 100 lembar x 4200
total beli = Rp. 420.000,-

fee beli = fee beli x total beli
fee beli = 0.2% x Rp. 420.000,-
fee beli = Rp. 840,-

modal beli = total beli + fee beli
modal beli = Rp. 420.000,- + Rp. 840,-
modal beli = Rp. 420.840,-

Total jual = jumlah jual x harga jual
Total jual = 100 lembar x 4250
total jual = Rp. 425.000,-

fee jual = fee jual x total jual
fee jual = 0.3% x Rp. 425.000,-
fee jual = Rp. 1.275,-

hasil jual = total jual – fee jual
hasil jual = Rp. 425.000,- – Rp. 1.275,-
hasil jual = Rp. 423.725,-

Keuntungan Bersih = hasil jual – modal beli
Keuntungan Bersih = Rp. 423.725,- – Rp. 420.840,-
Keuntungan Bersih = Rp. 2.885,-

Bila jumlah pembelian menjadi 12 lot agar modal mendekati nilai 5 juta rupiah maka
modal = Rp. 5.050.080,-
keuntungan bersih = Rp. 34.620,-

Contoh kasus rugi:

Contoh ini merupakan kasus yang mirip dengan kasus di atas namun harga beli dan harga jual dibalik artinya harga beli lebih tinggi dibandingkan dengan harga jual. Jadi investor mengalami kerugian.

Investasi Saham Penipuan:

Jumlah beli = 1 lot
Biaya per lot = Rp. 5.000.000.-
Fee transaksi = Rp. 75.000,- /lot (contoh 1.5%)
Leverage = Rp. 50.000/point

Modal = jumlah lot x (biaya per lot + Fee Transaksi)
Modal = 1 x (Rp. 5.000.000.- + Rp. 75.000)
Modal = 1 x (Rp. 5.075.000)
Modal = Rp. 5.075.000

Harga beli = 4250
Nilai setting = 10 (selisih dengan pasar)
Harga jual = 4200

keuntungan = selisih harga x leverage
keuntungan = (4200 – 4250 – 10) x Rp.50.000,-
Keuntungan = -60 x Rp. 50.000,-
Keuntungan = -Rp. 3.000.000,-

Keuntungan bersih = keuntungan
Keuntungan bersih = -Rp. 3.000.000,-

Investasi Saham Resmi:

Jumlah beli = 1 lot = 100 lembar
Fee Beli = 0.2%
Fee Jual = 0.3%
Harga beli = 4250
Harga jual = 4200

total beli = jumlah beli x harga beli
total beli = 100 lembar x 4250
total beli = Rp. 425.000,-

fee beli = fee beli x total beli
fee beli = 0.2% x Rp. 425.000,-
fee beli = Rp. 850,-

modal beli = total beli + fee beli
modal beli = Rp. 425.000,- + Rp. 850,-
modal beli = Rp. 425.850,-

Total Jual = jumlah beli x harga jual
Total Jual = 100 lembar x 4200
total Jual = Rp. 420.000,-

fee jual = fee jual x total jual
fee jual = 0.3% x Rp. 420.000,-
fee jual = Rp. 1.260,-

modal beli = total beli – fee jual
modal beli = Rp. 420.000,- – Rp. 1.260,-
modal beli = Rp. 418.740,-

Keuntungan Bersih = hasil jual – modal beli
Keuntungan Bersih = Rp. 418.740,- – Rp. 425.850,-
Keuntungan Bersih = -Rp. 7.110,-

Bila jumlah pembelian menjadi 12 agar modal mendekati nilai 5 juta rupiah maka
modal = Rp. 5.110.200,-
keuntungan bersih = -Rp. 85.320,-

Perbandingan Analisa rugi laba

Perbedaan harga beli dan harga jual adalah sebesar 50 point di antara 4200 dan 4250. Pergerakan harga saham hanya berkisar antara 1.1% hingga 1.2% tergantung pandangan berasal dari angka 4200 atau 4250.

Investasi pada perusahaan penipuan
Modal = Rp. 5.075.000
Keuntungan bersih = Rp. 2.000.000,-
persentase keuntungan 39.4%

Modal = Rp. 5.075.000
kerugian bersih = Rp. 3.000.000,-
persentase kerugian 59.4%

Investasi pada perusahaan resmi
modal = Rp. 5.050.080,-
keuntungan bersih = Rp. 34.620,-
persentase keuntungan 0.68%

modal = Rp. 5.110.200,-
Kerugian bersih = Rp. 85.320,-
persentase kerugian 1.66%

Investasi keuntungan dan kerugian pada investasi resmi lebih kecil tapi lebih aman untuk dilakukan karena kerugian juga tidak terlalu banyak. Ketika dilihat kembali nilai persentase keuntungan dan kerugian dari investasi saham tidak terlalu jauh dari persentase pergerakan nilai saham tersebut.

Investasi pada perusahaan penipuan memang akan dengan cepat membuat orang menjadi kaya dan menjadi miskin pula. Tapi perusahaan penipuan telah mengamankan diri dengan berbagai peraturan yang membuat mereka tetap aman untuk bertaruh melawan investor mereka.

Hal yang perlu dicermati apabila pergerakan saham atau indeks bisa melebihi angka 3% dalam sehari. Indeks saham di dunia pernah turun hingga angka 8%. Harga saham bisa saja turun hingga 20-25% dalam sehari. Pada kasus di atas pergerakan hanya berada pada angka 1.1 hingga 1.2%. Apa yang terjadi bila pergerakan harga pasar melebihi 3%. Mari kita simak pergerakan harga ketika melebihi 3% dan kita bandingkan kembali perhitungannya.

Perhitungan Rugi Laba Investasi Saham Resmi Dan Penipuan Pergerakan 3%