Setelah Kami melakukan penelitian mengenai Alasan orang tidak suka berbelanja di toko Kelontong. Kami mengetahui bahwa toko kelontong atau warung sembako tradisional harus meninggalkan cara lama mereka untuk memberikan layanan kepada konsumen. Konsumen adalah raja dan kita harus melayani mereka seperti apa yang mereka mau. Terlebih lagi bila kita bisa memenuhi permintaan mereka dan menawarkan sesuatu yang lebih baik dibanding pesaing. Berikut ini adalah cara toko kelontong untuk bersaing dengan minimarket.

Cara toko kelontong untuk bersaing dengan minimarket

Menurut survey dan penelitian kami sebelumnya, kami menyimpulkan bahwa toko kelontong harus berubah. Penampilan toko kelontong tidak boleh seperti toko kelontong tradisional dan harus dikelola dengan cara lebih profesional untuk merebut kembali pasaran yang telah diambil oleh minimarket.

Suasana berbelanja harus dibuat lebih nyaman

Kehadiran minimarket sebagai saingan untuk toko kelontong membuat sebagian konsumen direbut oleh minimarket. Konsumen akan membandingkan kenyamanan berbelanja dan penampilan antara toko kelontong tradisional dengan minimarket. Toko kelontong harus membuat pengunjung merasa lebih nyaman ketika berbelanja.

Berikan kemudahan dan keleluasaan berbelanja

Salah satu hal yang menjadi sisi negatif dari toko kelontong adalah pengunjung diartikan sebagai pembeli. Pelayan toko akan langsung menanyakan pengunjung toko tentang barang kebutuhan mereka. Mereka tidak akan sempat melihat-lihat barang yang dipajang di dalam toko. Hal ini juga membuat pengunjung merasa risih untuk berbelanja barang lain karena mereka merasa tidak diharapkan untuk meluangkan waktu lebih lama berada di dalam toko.

Cara layanan lama ini harus ditinggalkan. Tata letak barang di dalam toko harus disusun sedemikian rupa agar pengunjung dapat dengan santai berbelanja di dalam toko. Mereka dapat melihat barang-barang yang dipajang dan disertai stiker harga pada rak barang. Hal ini akan memungkinkan pengunjung berbelanja dengan lebih santai, merasa privasi mereka lebih dihargai dan mereka akan berbelanja lebih banyak. Mereka dapat berbelanja dengan santai, mudah melihat dan mencari barang yang dijual

Penampilan toko kelontong harus lebih terurus dan terlihat bersih

Menurut survey penampilan toko kelontong, lebih dari 80% toko kelontong beroperasi dalam keadaan tidak terawat dari sisi eksterior dan interior. Hal ini menjadi salah satu alasan yang membuat pengunjung menjadi enggan untuk berkunjung ketika ada pilihan lain, yaitu minimarket.

Berikan diskon pada periode tertentu

Diskon merupakan salah satu teknik marketing untuk menarik pengunjung ke dalam toko. Keuntungan dari barang yang didiskon tentunya berkurang tapi pengunjung berkemungkinan membeli produk lain yang tingkat keuntungannya lebih banyak. Intinya toko kelontong harus memancing pengunjung untuk datang berbelanja.

Berikan kantong plastik putih dan bermutu

Secara sekilas, kantong plastik tidak bernilai di mata penjual. Kantong plastik hanya sebuah alat untuk digunakan membawa pulang barang belanjaan. Hal ini tidak demikian di mata pembeli, mereka lebih senang mendapatkan plastik belanjaan yang lebih enak dipandang mata. Mereka merasa lebih bergengsi ketika membawa barang belanjaan dengan kantong belanja yang terlihat bagus.

Kantong plastik merupakan salah satu tempat beriklan. Hal ini juga dapat dimanfaatkan oleh toko kelontong yang ingin menarik pengunjung ke dalam toko. Mereka dapat memberikan kantong plastik putih yang tercetak nama toko. Hal ini akan membuat toko lebih dikenal masyarakat.

Komputerisasi membuat layanan menjadi lebih cepat

Perhitungan barang belanjaan secara manual maupun menggunakan kalkulator masih sering diterapkan di toko kelontong. Hal ini menjadikan perhitungan menjadi lebih lama. Bila hal ini dilakukan menggunakan komputer tentunya akan menjadi jauh lebih cepat. Apalagi bila toko tersebut menggunakan lebih dari satu unit komputer untuk menghitung barang belanjaan. Tentunya, proses perhitungan berjalan lebih cepat dan pengunjung tidak perlu antri lama di dalam toko.

Toko kelontong perlu dikomputerisasi karena hal ini akan sangat berguna untuk perkembangan usaha. Aplikasi komputer dapat dimanfaatkan untuk mengawasi stok barang di toko. Selain itu, pemilik juga bisa mengetahui laporan penjualan dari waktu ke waktu. Hal ini tentunya akan mempermudah alokasi modal pada stok tertentu yang lebih mudah dijual.

Kesimpulan dari keseluruhan informasi di artikel ini adalah toko kelontong tradisional harus meninggalkan sisi tradisional mereka karena jaman sudah berubah. Toko kelontong tradisional kini harus diubah menjadi toko kelontong modern. Mereka harus menutupi semua kelemahan yang ada agar mereka bisa merebut kembali pasaran yang telah jatuh ke tangan pesaing.