Salah satu cara menjaga kesehatan tubuh adalah dengan mengkonsumsi sayuran. Namun, cara mengolah dan memasak sayur-sayuran yang salah akan membuang atau merusak nutrisi penting dalam sayuran. Akibatnya sayuran menjadi berkurang nilai gizinya. Kita perlu tahu cara mengolah sayuran agar gizi tidak rusak.

Cara mengolah sayuran agar gizi tidak rusak

Pengolahan sayuran menjadi makanan dimulai dengan proses awal pencucian hingga proses masak. Proses ini akan menentukan jumlah gizi yang masih terkandung di dalam sayuran. Setiap proses yang dilakukan akan mengurangi nilai gizi. Tapi kita harus mengusahakan agar gizi yang terkandung di dalam sayuran tidak banyak berkurang. Oleh karena itu, setiap proses pembuatan sayuran hingga menjadi makanan siap saji harus diperhatikan. Berikut ini cara mengolah sayuran agar gizi tidak rusak:

Mencuci sayuran

Sayuran yang kita beli baik dari pasar, tukang sayur atau pasar modern berkemungkinan mengandung pestisida dan bahan kimia pada saat ditanam. Kita perlu mencuci sayuran yang akan kita olah menjadi masakan hingga bersih.

Kita harus memastikan semua bagian sayuran terendam air pada saat membersihkan. Bersihkan sayuran di dalam air dan cuci kembali dengan air yang mengalir. Bila masih diperlukan, kita dapat mencuci sayuran di dalam air larutan garam sebentar saja untuk meluruhkan kotoran yang mungkin masih menempel pada sela-sela batang sayuran.

Terlalu lama dalam mencuci sayuran dapat menghilangkan nutrisi yang terkandung di dalam sayuran. Sebaiknya sayuran dicuci secepat mungkin dan hindari untuk merendam sayuran terlalu lama di dalam air. Hal ini akan menjaga kelengkapan nutrisi yang terkandung di dalam setiap lembaran sayuran.

Menumis sayuran

Kita mungkin menyukai sayuran dengan tekstur yang agak lembut dan tidak keras. Kita mungkin saja berpikir bahwa sayuran akan matang dengan sempurna bila kita memasaknya agak lama. Padahal anggapan ini salah, memasak sayuran terlalu lama hanya akan menghilangkan kandungan nutrisinya.

Kita sebaiknya tidak memasak/menumis sayuran lebih dari 3 menit untuk mempertahankan nutrisinya. Sayuran yang renyah mengandung lebih banyak nutrisi dibanding sayuran yang dimasak hingga lunak.

Merebus sayuran

Merebus sayuran dapat membuang vitamin yang terkandung dalam sayuran. Namun apabila kita perlu merebusnya, rebuslah sayuran setelah air mendidih dan masak dengan waktu sesingkat mungkin. Tidak lebih dari 2-3 menit saja.

Memanggang sayuran

Memanggang sayuran merupakan alternatif memasak yang sehat. Olesi kuali atau penggorengan dengan sedikit minyak dan kita dapat mulai memanggang sayuran. Memanggang sayuran akan mempertahankan rasa, mineral dan vitamin yang terkandung dalam sayuran.

Mengukus sayuran

Mengukus sayuran akan membuat rasa dan nutrisi sayuran lebih terjaga. Penguapan akan membuat tekstur sayuran sama seperti direbus. Mengukus sayuran juga lebih sehat dibanding merebus sayuran.

Kita dapat mengukus sayuran dengan tekstur yang renyah atau lembut. Kita juga dapat menambahkan bawang putih, biji wijen atau apa yang kita sukai pada sayuran. Kandungan air yang semakin banyak pada sayuran, semakin banyak nutrisi yang terkandung di dalamnya.

Memberi garam

Batasi penggunaan garam pada sayuran yang akan kita masak. Jumlah garam yang berlebih akan membawa keluar rasa, warna dan nutrisi dari sayuran. Sebagai pengganti garam, kita juga dapat memberi rasa dengan memberi bawang putih pada sayuran.