Lampu LED yang murah cenderung mudah rusak dikarenakan kualitas komponen yang digunakan juga yang berharga murah. Bila kita bisa dengan mudah memperoleh spare part lampu LED dengan mudah dan murah. Tentunya memperbaiki lampu LED bukan hal yang sulit karena lampu LED murah sangat sedikit komponen yang terkandung di dalamnya dan sumber kerusakan mudah diketahui dengan mata telanjang. Ingin mengetahui cara memperbaiki lampu LED SMD murah yang rusak, baca terus ya..

Cara memperbaiki lampu LED SMD murah yang rusak

Lampu LED murah tidak dilengkapi sistem pendingin yang baik sehingga chip LED akan sangat mudah rusak begitu pula dengan filter capacitor yang digunakan sebagai pembatas arus AC yang masuk ke dalam lampu. Capacitor akan bekerja sebagai jembatan arus listrik masuk ke dalam lampu dan hal ini akan mengakibatkan capacitor bekerja dalam keadaan sangat panas. Chip LED dan capacitor filter, komponen ini merupakan komponen yang paling mudah rusak di dalam lampu LED.

Cara membuka lampu

Lampu dapat dibuka melalui bagian kaca. Kaca dapat diputar atau ditarik untuk melepaskannya tergantung dari sistem konstruksi lampu tersebut. Ketika lampu berhasil dilepas, Anda bisa melihat papan PCB(Printed Circuit Board) di mana chip LED tertanam.

Anda dapat membuka PCB tersebut dengan cara membuka jepitan yang menjepit PCB. Pada lampu yang menggunakan PCB seukuran dengan body lampu, PCB biasanya di lem di bagian pinggiran, Anda bisa membuka PCB dengan melepaskan lem tersebut menggunakan obeng pipih atau minus. Anda juga bisa menggunakan cutter untuk melepaskan lem dari PCB. Setelah itu perlahan Angkat PCB untuk melihat komponen yang berada di belakangnya.

Periksa dan perbaiki kabel

Bila Anda sudah berhasil membuka semua bagian lampu, Anda bisa segera memeriksa kondisi lampu tersebut menggunakan mata. Anda harus memastikan dua buah kabel terhubung dengan baik ke PCB. Bila salah satu kabel putus maka Anda harus menyambungnya kembali ke papan PCB. Pastikan Anda menyambungnya menggunakan solder di bagian PCB.

Cara mengetahui kerusakan dan memperbaiki chip LED

Bila salah satu chip LED rusak maka seluruh lampu tidak akan menyala karena hubungan antar chip LED adalah seri. Bila salah satu lampu mati atau putus maka hubungan beban lampu akan terputus juga. Chip LED yang rusak dapat terlihat seperti gosong atau berubah warna menjadi coklat. Anda juga dapat memeriksa kondisi chip LED lain menggunakan multitester, bila masih menyala berarti kondisinya masih baik.

Bila ditemukan chip LED yang rusak, Anda harus mencari penggantinya di toko elektronik terdekat. Pastikan ukuran chip SMD pengganti chip LED yang rusak sama besar. Chip LED yang berukuran berbeda akan berkemungkinan mempunyai karakteristik kelistrikan yang berbeda.

Cara menetukan kode Chip LED cukup mudah. Anda dapat mengukur ukuran chip LED menggunakan penggaris. Misalnya ukuran chip LED Anda adalah 5mm x 5mm maka kode chip LED Anda adalah SMD 5050. Bila ukuran chip LED Anda adalah 5.7mm x 3mm maka kode chip LED Anda adalah 5730. Ukuran yang lebih panjang harus dituliskan di depan.

Anda harus melepaskan chip LED yang rusak menggunakan solder dan menggantinya dengan chip LED yang baru. Perhatikan kutup positif dan negatif pada chip LED yang akan dipasangkan. Kesalahan pemasangan dapat mengakibatkan chip LED terbakar atau rusak.

Cara mengetahui kerusakan dan memperbaiki capacitor

Bila tidak ditemukan chip LED yang rusak, kita dapat memeriksa kondisi capacitor. Pada umumnya capacitor yang rusak akan mengakibatkan kerusakan fisik pada capacitor. Capacitor yang rusak akan terlihat, seperti: terbakar, pecah atau bocor. Gantilah capacitor dengan capacitor yang berukuran sama atau mendekati ukuran yang terpasang pada lampu. Bila tidak ditemukan capacitor yang berukuran sama Anda bisa mengganti capacitor yang ukurannya mendekati ukuran capacitor awal.

Bila capacitor yang rusak berukuran 1uf maka Anda dapat menggunakan capacitor 0.9uf atau 1.1uf. Penggantian menggunakan capacitor yang berukuran lebih kecil akan menghasilkan cahaya LED yang sedikit lebih kurang terang dan sebaliknya bila diganti dengan capacitor yang lebih besar ukurannya maka cahaya LED yang dihasilkan akan lebih terang.

Penggantian capacitor dengan ukuran yang lebih besar akan menghasilkan cahaya lebih terang tapi akan menghasilkan sisi negatif pada arus listrik yang lebih besar. Penggunaan listrik akan sedikit lebih boros dan chip LED menjadi lebih panas. Chip LED akan berkemungkinan lebih cepat rusak karena tingkat panas yang meningkat.

Kerusakan pada rectifier

Bila tidak ditemukan kerusakan pada semua komponen yang disebutkan di atas maka sudah dapat dipastikan kerusakan terletak pada chip rectifier yang berbentuk seperti IC berkaki empat. Anda dapat menggantinya menggunakan chip yang sama atau chip rectifier yang mirip karakteristiknya. Kerusakan pada chip rectifier terhitung sangat jarang karena daya disipasinya sangat kecil. Oleh karena itu, akan sangat jarang terjadi kerusakan pada chip rectifier.

Saya rasa akan sangat mudah untuk memperbaiki lampu LED selama spare part mudah ditemukan. Pastikan Anda dapat memperoleh spare part yang harganya murah. Bila harga spare part mahal di daerah Anda, sebaiknya Anda membeli lampu LED yang baru.