Pemilihan topik untuk sebuah blog yang akan kita jalankan memang membutuhkan pertimbangan yang seksama. Topik blog yang telah ditentukan dari awal akan terus mengikat perkembangan blog yang kita jalankan. Kita ambil contoh misalnya sebuah blog yang mengambil topik perkebunan buah maka topik konten yang berada di dalam blog tersebut harus berada di bawah kategori perkebunan buah.

Hal ini akan memicu sebuah pertanyaan “Apakah saya tidak boleh memasukkan konten di luar topik awal blog saya?” Kita bisa saja memasukkan topik yang berada di luar topik awal blog kita. Konten blog di luar topik awal misalnya: kita memasukkan konten “Manfaat mandi dengan air dingin” ke dalam blog yang topik awalnya mengenai perkebunan buah. Kita bisa saja memasukkan konten berbeda ke dalam blog kita, namun hal ini akan mengakibatkan konten blog kita tidak fokus ke dalam suatu bidang informasi. Hal ini akan membuat usaha dan waktu yang kita berikan untuk mengisi konten blog kita menjadi kurang efektif.

Kita ambil contoh sebuah kasus, seseorang yang masuk ke dalam blog kita untuk mendapatkan informasi perkebunan buah tentang “cara mencangkok yang efektif” dan di halaman tersebut juga ditampilkan tautan menuju konten “Manfaat mandi dengan air dingin”, “Cara perbanyakan tanaman ala penjual bibit” dan “Cara memilih pupuk untuk bibit tanaman”. Ketika seseorang masuk ke dalam blog untuk mendapatkan informasi tentang perkebunan buah, mereka akan cenderung terfokus untuk mencari informasi tentang tanaman buah dan cara berkebun. Pada kasus ini akan sangat kecil kemungkinan pengunjung blog kita untuk membaca artikel “Manfaat mandi dengan air dingin”. Sebaliknya bila pengunjung masuk ke dalam blog kita untuk membaca tentang “Manfaat mandi dengan air dingin”, mereka juga akan kurang tertarik dengan informasi perkebunan buah. Kemungkinan mereka untuk mencari informasi perkebunan buah akan sangat sedikit bila mereka masuk ke dalam blog kita melalui konten bertopik berbeda dan hal ini juga berlaku sebaliknya.

Pemilihan topik blog perlu dipertimbangkan sejak awal pembuatan blog. Berikut ini adalah cara memilih topik blog Anda dengan efektif:

Hobby
Hobby tentunya merupakan aktifitas yang membuat kita bersemangat untuk melakukannya. Topik sesuai hobby tentunya akan membuat blog kita lebih hidup karena kita akan sangat bersemangat dan menguasai topik. Hal ini akan memperkecil kemungkinan untuk kita merasa bosan untuk merawat blog yang telah kita bangun.

Pengalaman
Pengalaman merupakan sebuah pengetahuan yang tidak dimiliki oleh semua orang. Kita dapat menyajikan informasi yang kita miliki dari pengalaman bereksperimen, berkreasi, berbisnis dan pengalaman lainnya. Kita ambil contoh bila Anda seorang pedagang, Anda bisa membuat blog dengan topik bisnis dan cara berjualan. Anda juga bisa memasukkan tips dan triks cara berjualan yang pernah Anda lakukan, teknik menjaga stok barang beserta pengalaman lain mengenai berdagang atau berjualan.

Pembelajaran
Anda tidak perlu memiliki informasi terlebih dahulu untuk memulai sebuah blog. Anda dapat menuliskan suatu informasi yang baru Anda pelajari. Hal ini akan menghindarkan kita kehabisan ide untuk menuliskan informasi baru ke dalam blog kita. Kita bisa memperoleh dua keuntungan dari hal ini, kita akan selalu mempelajari hal baru dan kita juga bisa menambahkan informasi ke dalam blog kita.

Fokus
Topik yang kita terbitkan di dalam blog seharusnya terfokus pada suatu bidang atau lebih dari satu bidang. Informasi yang kita masukkan harus lengkap terhadap bidang atau topik tertentu. Hal ini memungkinkan pengunjung blog kita akan terus berselancar mencari informasi di dalam blog kita.

Tahapan
Setelah Anda berhasil meramaikan suatu topik dengan informasi yang cukup lengkap, Anda dapat menambahkan topik baru ke dalam blog Anda. Penambahan topik baru dapat Anda lakukan ketika Anda merasa kehabisan ide penulisan informasi ke dalam topik terdahulu. Topik baru yang dapat Anda tambahkan disarankan tidak jauh berbeda dengan topik terdahulu. Topik baru yang berbeda haluan dengan topik terdahulu juga dapat Anda tambahkan. Namun, usaha yang dibutuhkan untuk meramaikan pengunjung ke dalam topik baru akan lebih besar dan memerlukan waktu lebih panjang.

Distribusi
Kita mungkin memulai suatu blog yang terpecah konsentrasinya pada beberapa jenis topik. Namun sebelumnya, kita harus dapat memastikan kemampuan kita sendiri untuk mengisi konten ke setiap topik yang kita pilih. Kita harus bisa membagi waktu kita untuk mengisi konten ke setiap topik yang telah kita tentukan. Anda harus mengisi konten ke setiap topik secara merata. Hal ini bisa saja dilakukan namun tidak disarankan bila Anda seorang pemula dalam bidang blogger. Anda dapat bekerja sama dengan beberapa teman Anda untuk memulai blog dengan beberapa topik berbeda.