Kini lampu LED banyak hadir di tengah pasaran menggantikan lampu CFL(Compact Fluorescent Light). Kehadiran LED ternyata disambut baik oleh masyarakat dunia termasuk masyarakat Indonesia. Salah satu faktor yang mendorong masyarakat menggunakan lampu LED adalah efisiensi daya listrik. Bila dibandingkan dengan lampu CFL, lampu LED mampu menghemat energi listrik antara 60% hingga 70%. Tingkat kehematan daya listrik yang menakjubkan ini tidak dapat ditolak oleh masyarakat. Namun, salah satu faktor yang membuat lampu LED ini susah diterima oleh masyarakat adalah harga yang ditawarkan oleh produsen ternama tergolong sangat mahal. Kini, lampu LED murah hadir di tengah masyarakat dengan harga yang jauh lebih terjangkau. Namun, salah satu hal yang dipertanyakan adalah kualitas cahaya dan ketahanan lampu tersebut dibandingkan merek ternama. Kali ini Kami menghadirkan cara memilih lampu LED murah tapi kualitas bagus.

Cara memilih lampu LED murah tapi kualitas bagus

Kini kehadiran berbagai lampu LED dengan harga murah di pasaran. Kini jumlah merek LED di pasaran sudah tidak bisa dihitung dengan jari. Berbagai produsen mencoba meramaikan produk lampu LED di pasaran dan menawarkan harga yang cukup fantastis. Sebagai perbandingan, lampu LED 7 Watt merek ternama ditawarkan dengan harga 45 ribu rupiah sedangkan lampu LED 7 Watt versi murah hanya ditawarkan dengan harga antara 8 ribu rupiah hingga 15 ribu rupiah(Harga diambil pada saat artikel ini ditulis). Perbedaan harga yang sangat jauh 45.000 : 9.000. Anda dapat memperoleh 5 buah lampu dengan harga sebuah lampu dari merek terkenal.

Namun, berbagai produsen tentunya mempunyai standar yang berbeda pada saat memproduksi lampu LED tersebut. Hal tersebut dapat kita telusuri dari harga, bentuk fisik, hasil testing cahaya lampu dan lain sebagainya. Namun, pada beberapa kondisi, penjual tidak memberikan testing pada saat sebelum membeli. Hal yang sama juga akan dijumpai ketika kita memutuskan untuk berbelanja secara online. Untuk menyikapi hal itu, Kita dapat menelusuri kondisi fisik lampu tersebut melalui browsing atau bertanya di forum. Dalam pemilihan lampu sebaiknya kita memperhatikan hal-hal berikut ini:

Lebar papan pendingin

Salah satu hal yang membuat peralatan elektronik menjadi cepat rusak adalah kepanasan. Oleh karena itu, kita sebaiknya memilih lampu yang memiliki sistem pendinginan yang lebih baik. Lampu LED di pasaran umumnya menggunakan papan pendingin untuk menyebarkan dan melepaskan panas dari lampu LED ke udara.

Ukuran fisik

Ukuran fisik lampu LED juga menentukan volume udara di dalam ruangan LED. Semakin besar ukuran fisik lampu maka semakin banyak pula volume ruangan di dalam lampu. Semakin besar volume udara di dalam lampu LED maka suhu ruangan di dalam bola lampu akan semakin rendah.

Ventilasi udara

Ruangan di dalam bola lampu akan terhubung ke udara di luar bola lampu. Kehadiran ventilasi dapat membuat pembuangan panas lampu LED lebih cepat. Jumlah ventilasi harus cukup banyak untuk membuang panas. Selain itu, ukuran lubang ventilasi juga harus cukup besar untuk bertukar udara.

Namun, mengenai ventilasi ada beberapa pihak yang mengeluhkan bahwa kehadiran ventilasi mendapatkan gangguan dari serangga. Serangga yang masuk ke dalam bola lampu dapat menyebabkan konslet di dalam sistem elektronik lampu. Hal ini harus menjadi pertimbangan dan disesuaikan dengan kondisi lingkungan di mana lampu akan digunakan.

Jumlah mata LED

Jumlah mata/chip LED di dalam sebuah lampu LED bervariasi antara merek yang satu dengan merek yang lain, walaupun nilai watt sama. Semakin banyak mata lampu pada LED akan membuat daya yang disalurkan menjadi tersebar dan tidak terbeban pada jumlah LED yang sedikit. Jumlah mata LED yang lebih banyak mempunyai dua sisi positif. Pertama, beban pada setiap mata LED menjadi lebih kecil sehingga umur lampu LED menjadi lebih panjang. Kedua, dengan adanya jumlah mata LED yang lebih banyak, sumber cahaya menjadi lebih banyak dan lebih terang.

Walaupun lampu LED murah tapi bila kita mengetahui cara memilihnya, kita bisa mendapatkan kualitas yang lebih baik. Paling tidak kita bisa mendapatkan lampu LED yang irit di kantong pada waktu membelinya dan irit juga penggunaan daya listrik. Selanjutnya, lampu LED yang kita beli tersebut juga akan berumur panjang.