Di saat Anda sedang mengalami kegagalan janganlah Anda terlarut dalam kesedihan dan kesendirian. Mengapa? Karena menurut banyak kalangan yang sukses, kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda. Hal ini juga terbukti bila Anda melihat seseorang yang sukses, mereka pasti pernah dan bahkan sering mengalami yang namanya kegagalan. Hal ini tidak menyurutkan niat mereka untuk terus berkreasi dan menempuh jalan baru untuk mencapai kesuksesan.

Kita ambil contoh Adam Khoo, pebisnis sukses asal Singapura. Pada masa sekolah Ia dinilai sangat bodoh, Ia tidak bisa menyelesaikan soal yang mudah. Ketika SMP Ia mendapatkan prestasi terendah di antara teman-teman sekelasnya. Ia juga ditertawakan ketika Ia bercita-cita untuk lulus SMP dengan prestasi terbaik dan akan melanjutkan pendidikan ke SMA terbaik di Singapura. Secara logika hal ini tidak mungkin, karena seorang siswa yang mendapatkan prestasi terburuk ingin mencapai prestasi terbaik. Hal ini tidak mematahkan semangat Adam Khoo. Ia terus belajar dan bertekat. Segala hal ia lakukan dan banyak pengajar yang mengecap bahwa Ia tidak akan bisa. Segala hal yang dilakukan tentunya banyak menemui kegagalan namun akhirnya Ia menemukan cara belajar yang efektif. Kemauan beliau untuk sukses mengalahkan semua pengalaman buruknya. Akhirnya Ia lulus dengan nilai A sempurna untuk semua mata pelajaran dan berhasil diterima di SMA terbaik di negaranya. Hebat bukan? Bila seseorang yang mendapatkan prestasi terburuk bisa mencapai prestasi terbaik.

Ini bukan saatnya lagi Anda bersedih dan menganggap diri tidak berguna dan sebagainya. Bila Anda sedang mengalami hal tidak menyenangkan, inilah saatnya bagi Anda untuk bangkit dan berusaha mewujudkan impian Anda. Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk menghadapi kegagalan:

Jangan putus asa
Kegagalan yang sedang Anda alami sekarang bukan berarti Anda gagal sepenuhnya. Anda hanya gagal pada tahap tertentu saja. Anda akan menjadi orang yang benar-benar gagal bila Anda berhenti sekarang. Anda perlu menjadikan kegagalan ini suatu pelajaran yang berharga dan pengalaman untuk menjadi orang yang lebih baik lagi ke depannya. Anda perlu memikirkan bagaimana kondisi keluarga Anda dan orang-orang yang Anda sayangi bila Anda menjadi orang yang gagal pada saat ini dan seterusnya. Anda harus berusaha untuk bangkit dari keterpurukan Anda demi orang-orang yang Anda cintai.

Selalu ada kesempatan
Ketika Anda mengalami kegagalan, Anda merasa telah gagal untuk mengambil sebuah kesempatan emas. Anda merasa kesempatan emas itu telah lewat dan tidak akan kembali. Segala usaha, waktu bahkan dana yang telah Anda investasikan tidak akan kembali. Hal ini benar, segala hasil investasi Anda tidak akan kembali namun kegagalan Anda adalah kesempatan belajar yang paling berharga. Seorang manusia tidak akan belajar hal baru ketika mereka berhasil. Ketika mereka gagal, mereka akan mempelajari hal baru.

Anda coba pandang lebih jauh lagi di lingkungan sekitar Anda, Apa yang dapat Anda lakukan. Anda coba lihat apa yang menjadi kekurangan di lingkungan Anda dan apa yang bisa Anda lengkapi dan itulah kesempatan Anda. Kesempatan selalu datang dan hanya tergantung bagaimana Anda memandang hal tersebut sebagai kesempatan Anda.

Meditasi
Pada saat Anda sedang mengalami kegagalan, pikiran Anda pastinya akan diliputi kesedihan, kemarahan, kebencian atau lain sebagainya. Hal ini bila dibiarkan berlarut akan mengganggu pikiran Anda. Anda juga tidak dapat kembali melakukan aktifitas Anda. Anda perlu menghentikan semua pikiran tersebut sejenak. Cara paling sederhana adalah melakukan meditasi. Anda harus mengosongkan pikiran Anda selama beberapa waktu.

Cara melakukan meditasi cukup mudah dilakukan, Anda duduk di sebuah ruangan hening dan pejamkan mata. Pada saat itu, Anda bisa mencoba untuk tidak memikirkan hal apa pun. Bila beban pikiran Anda tetap mengganggu, Anda bisa mencoba memfokuskan pikiran Anda pada perasaan di badan Anda, seperti: nafas Anda, detak jantung Anda, perasaan di kulit Anda dan lain sebagainya. Anda bisa lakukan hal ini selama setengah jam hingga satu jam. Hal ini bisa diulang pada jangka waktu tertentu.

Pengosongan pikiran membuat sel otak Anda beristirahat dan emosi Anda menjadi lebih stabil. Ketika Anda selesai bermeditasi, Anda bisa mencoba membaca buku motivasi yang positif untuk membangkitkan kembali semangat Anda.

Berdoa
Berdoa merupakan wujud Iman seseorang. Seperti biasa, Anda berdoa meminta petunjuk dan berkah untuk setiap aktifitas yang akan Anda lakukan. Ketika Anda mengalami kegagalan, Anda juga harus berdoa. Pada saat Anda gagal, Anda harus menghadap kepada Tuhan dan membuat sebuah laporan dalam bentuk doa.

Di hadapan Tuhan, Anda bisa menceritakan bagaimana Anda berjuang sebelumnya. Anda harus mengakui semua kelemahan dan kekurangan Anda. Anda ceritakan juga apa yang menjadi penyebab kegagalan Anda dan apa yang Anda pelajari dari kegagalan tersebut.

Anda juga perlu menyatakan bahwa Anda “cukup” mengerti apa yang sedang Anda alami dan mencoba keluar dari keterpurukan. Anda juga berjanji untuk memperbaiki semua kesalahan yang Anda lakukan sebelumnya. Sekali lagi, Anda kembali meminta kekuatan dan petunjuk jalan yang benar untuk memperbaiki semua keadaan yang Anda hadapi.

Aktifitas berdoa cukup biasa tapi kekuatan sebuah doa sungguh luar biasa. Setelah Anda berdoa, Anda akan merasa diberkahi dan mendapatkan kekuatan untuk bangkit kembali dari kegagalan yang Anda alami. Selanjutnya, Anda akan memulai hari-hari baru Anda dengan sikap positif.

Ingatan mengenai kegagalan dan keterpurukan Anda hanya menghambat masa depan Anda. Anda harus melepaskan semua pikiran negatif dari diri Anda. Anda harus mengembalikan kepercayaan diri Anda dan kembali melanjutkan perjalanan hidup Anda. Jadikan kegagalan sebagai pelajaran berharga dan selanjutnya Anda tidak akan membuat kesalahan yang sama.