Biaya hidup di perkotaan sudah terkenal tinggi bila dibandingkan dengan pinggiran kota dan daerah lainnya. Segala biaya hidup cenderung lebih tinggi mulai dari harga sembako, transportasi, busana hingga tempat tinggal. Banyak pekerja yang mencoba untuk bekerja di kota demi mendapatkan gaji yang lebih tinggi. Namun pada kenyataannya dengan memperoleh gaji yang lebih besar dibandingkan daerah asal mereka, mereka harus membayar lebih banyak juga untuk membiayai hidup mereka. Banyak di antara orang-orang yang berpengalaman bekerja di perkotaan akhirnya harus kembali ke kampung halaman karena tidak mampu membiayai hidup mereka di sana. Oleh karena itu, kita harus memilki cara berhemat agar dapat bertahan dan berkembang di dalam kehidupan perkotaan.

Listrik
Listrik sekarang merupakan kebutuhan pokok di dalam kehidupan kita. Kita tidak bisa menghindari penggunaan listrik karena hampir semua alat kebutuhan pokok membutuhkan tenaga listrik, seperti: rice cooker, setrika, pompa air, lampu penerangan, alat komunikasi, AC, kipas angin, kulkas dan lain sebagainya. Penggunaan listrik tidak dapat dihindari namun kita dapat menghemat penggunaannya. Kita dapat mematikan lampu penerangan atau alat listrik yang tidak digunakan. Kita terkadang membiarkan TV, kipas angin, AC, lampu kamar dan lain sebagainya tetap menyala walaupun kita tidak menggunakannya. Hal ini merupakan suatu keborosan tenaga listrik. Hal ini menyebabkan kita harus membayar lebih untuk biaya penggunaan listrik. Bila kita mematikan alat listrik yang tidak diperlukan akan cukup banyak biaya listrik yang dapat kita hemat. Selain itu, umur peralatan listrik juga akan lebih panjang. Hal ini juga akan membantu kita untuk berhemat secara tidak langsung.

Air
Air juga merupakan kebutuhan dasar manusia. Banyak dari kita yang tidak memanfaatkan penggunaan air secara optimal. Air langsung dibuang setelah digunakan sekali saja. Padahal pada beberapa kasus, kita dapat menggunakan air sisa cucian tertentu untuk dimanfaatkan ulang. Air bekas mencuci pakaian dapat ditampung untuk digunakan untuk membersihkan kamar mandi atau halaman. Hal ini juga menghemat penggunaan deterjen. Air bilasan terakhir pada saat mencuci pakaian dapat digunakan untuk mengepel lantai. Air bilasan terakhir ini masih mengandung deterjen dengan kepekatan rendah dan cocok untuk digunakan untuk membersihkan lantai di dalam rumah. Kita bahkan tidak perlu membeli sabun khusus untuk mengepel lantai. Air bekas mencuci sayur atau air bekas aquarium dapat digunakan untuk menyiram tanaman. Bila kita mengoptimalkan penggunaan air kita dapat menghemat hingga 30% biaya penggunaan air.

Makanan segar
Pada saat sebelum berbelanja ke pasar sebaiknya kita merancang menu masakan selama 1 minggu. Kita dapat membeli sayur yang akan digunakan dalam waktu 1 minggu ke depan dan menyimpannya di dalam kulkas. Sayuran tertentu dapat bertahan lebih lama disimpan di dalam kulkas dan beberapa jenis sayuran lainnya tidak dapat bertahan lama. Kita dapat memasak sayuran yang tidak bertahan lama terlebih dahulu agar sayuran dikonsumsi dalam keadaan segar. Penjadwalan berbelanja ke pasar dapat menghemat biaya transportasi kita serta waktu perjalanan ke pasar.

Promo
Pasar swalayan dan minimarket kini menawarkan harga promo yang sangat murah untuk jenis barang kebutuhan hidup tertentu pada periode waktu yang cukup singkat. Harga promo tidak selalu ada di setiap waktu. Terkadang kita terpaksa harus membeli barang dengan harga mahal karena sedang tidak ada promo dan kita sedang membutuhkannya.

Kita harus cukup cermat untuk menyikapi hal ini karena kita tidak tahu kapan barang yang kita butuhkan akan dijual dengan harga murah. Kita harus memiliki anggaran untuk berbelanja barang promo setiap bulan. Ketika sedang diadakan harga promo untuk barang tertentu kita harus membeli barang tersebut dan menyimpannya untuk kebutuhan beberapa bulan mendatang seperti: sabun, susu, minyak goreng, deterjen, shampoo, odol, bahan makanan dan barang pokok lainnya. Namun kita harus memperhatikan jenis barang yang akan kita stok karena tidak semua barang dapat kita simpan dalam jangka waktu yang cukup lama. Kita juga harus memperhatikan tanggal kadaluarsa produk yang akan kita beli. Kita juga harus memiliki pendataan stok barang di rumah karena kita juga tidak boleh memiliki stok yang berlebihan di luar kapasitas penggunaan dan memboroskan anggaran belanja.

Hindari pengeluaran sekunder
Sering kali kita tidak mempertimbangkan pembelanjaan yang sering kita lakukan. Sebagian besar orang tidak mempertimbangkan pembelanjaan mereka sendiri. Mereka cenderung berbelanja barang yang belum mereka butuhkan, mereka berbelanja ketika mereka tertarik dan suka pada suatu barang. Kita harus mempertimbangkan tingkat kegunaan dan tingkat kebutuhan kita terhadap barang tersebut. Pertimbangan ini akan cukup membantu kita dalam berhemat.

Simpan rasa gengsi
Kehidupan sekarang ini tidak dapat dipungkiri bahwa setiap orang memiliki rasa gengsi yang tinggi. Hampir semua orang tidak mau kalah “keren” dengan teman kerjanya, teman sekolahnya, kerabatnya hingga keluarganya. Mereka tidak mau kalah bila dihadapkan pada kemampuan membeli barang, penampilan, kepemilikan benda dan lain sebagainya. Mereka terkadang berlomba-lomba untuk membeli barang yang sebenarnya tidak bernilai guna untuk kehidupan mereka, contohnya: smartphone, mobil, motor, sewa kost mahal, perlengkapan rumah mahal, pakaian mahal dan lain sebagainya.

Rasa gengsi memicu pengeluaran yang tidak terkendali. Hal ini sering membuat keadaan keuangan selalu berada di “garis merah” bahkan membuahkan hutang kartu kredit yang menumpuk. Oleh karena itu, kita sebaiknya tidak terbawa oleh rasa gengsi karena hal ini akan membuat kita “tercekik” oleh keadaan keuangan. Kita harus lebih bijak dalam mengatur pengeluaran.