Gaji memungkinkan kita untuk membeli semua kebutuhan yang kita perlukan. Meskipun nilai dari gaji kita terbatas, namun gaji dapat memenuhi kebutuhan kita. Menerima gaji bulanan merupakan kabar baik yang dinanti oleh setiap pekerja. Ada yang menerima gaji bulanan pada akhir bulan dan ada juga yang menerima gaji pada awal bulan. Gaji bulanan yang diterima hendaknya dipakai untuk keperluan yang penting agar gaji tidak cepat habis sebelum kita menerima gaji pada bulan berikutnya. Berikut ini kami sertakan solusi dan cara agar gaji tidak cepat habis.

Cara agar gaji tidak cepat habis, inikah solusinya

Uang tabungan atau penghasilan akan habis tanpa disadari apabila kita tidak memperhatikan masa depan, seperti frase “We live for today”(kita hidup untuk sekarang) jadi nikmati hidup selagi bisa, “we never know what tomorrow brings”(kita tidak akan tahu besok akan bagaimana), sebentar lagi akan kiamat dan lain sebagainya.

Cara pemikiran seperti yang dijelaskan di atas akan membuat kita menjadi kurang memperhatikan masa depan. Kita membiasakan diri melakukan apa yang menurut diri kita menyenangkan dengan cara menghabiskan uang, misalnya: makan, belanja, memenuhi gaya hidup atau memenuhi hobi kita. Semua hal itu tentunya menghabiskan dana dan bila dihitung dan dirunut akan sangat besar jumlahnya. Jadi satu-satunya cara agar gaji tidak cepat habis adalah merubah cara pemikiran kita dan kebiasaan kita. Cara pikir sebelumnya yang salah harus diubah, kita harus hidup untuk hari ini dan seterusnya. Sebelumnya, kita perlu mengganggarkan pengeluaran yang penting dan menunda untuk menikmati pengeluaran yang merupakan kesenangan sehingga kita tidak mengalami kesulitan keuangan nantinya.

Berikut ini hal-hal yang dapat kita lakukan agar gaji tidak cepat habis, di antaranya:

Rencanakan hari esok dan masa depan yang panjang

Jangan sampai kita terperangkap dalam pola pemikiran yang hanya fokus memikirkan hari ini tanpa memperdulikan hari esok. Hidup memang perlu dinikmati namun perlu keseimbangan antara pemasukan dan pengeluaran. Apabila pemasukan belum mencukupi untuk menikmati standar hidup tertentu, lebih baik untuk tidak memaksakan kehendak untuk menikmatinya terlebih dahulu karena hal ini akan membuat lubang finansial bagi kita sendiri.

Kita perlu mencukupi hidup untuk hari ini dan seterusnya. Gaya hidup boros hanya akan membuat kita menjadi kesulitan keuangan di masa sekarang dan di masa mendatang.

Sisihkan penghasilan untuk menabung dan investasi

Banyak orang menganggap dirinya masih muda sehingga mereka tidak memikirkan masa depan. Meskipun usia kita masih tergolong muda, sebaiknya untuk menghindari gaya hidup yang berfoya-foya dan menghamburkan uang. Gaji kita akan cepat habis tanpa kita sadari bila digunakan untuk memuaskan kesenangan pribadi, contohnya: makan di restoran, sering berbelanja barang-barang sekunder, seperti: baju, sepatu, tas atau lain sebagainya. Uang yang digunakan untuk melakukan itu semua sebenarnya dapat digunakan untuk menabung.

Kita dapat mengembangkan uang yang kita miliki dengan cara berinvestasi. Namun sebelumnya, kita perlu menabung sejumlah uang untuk melakukan investasi. Oleh karena itu, kita harus menyisihkan uang demi masa depan kita.

Catatan keluar masuk uang memudahkan analisa keuangan

Hampir semua orang sangat mudah dalam membelanjakan uang dan melupakan pencatatan keluar masuk uang. Kita hanya ingat dengan pemasukan saja namun tidak begitu peduli dengan pencatatan keluar uang. Apabila kita tidak memiliki catatan arus kas, kita tidak akan tahu jumlah uang yang telah digunakan.

Sebaiknya kita mencatat setiap pengeluaran yang pernah kita lakukan. Hal ini akan memudahkan kita untuk menganalisa keuangan pribadi kita. Kita akan mengetahui arah pergerakan pengeluaran kita dan kita dapat mengendalikan pengeluaran di masa mendatang.

Utamakan membayar tagihan di awal bulan

Setiap orang akan menghadapi tagihan setiap bulan, baik tagihan listrik, air, telepon, gaji pembantu dan lain sebagainya. Dalam hal ini, kita perlu berdisiplin untuk mengutamakan untuk membayar semua tagihan terlebih dahulu. Keterlambatan pembayaran akan mewajibkan kita membayar tagihan tersebut disertai dengan denda. Hal ini tentunya juga akan menambah beban keuangan kita. Kebiasaan pembayaran tagihan di awal bulan akan membuat pengeluaran kita lebih terkendali.

Bedakan antara kebutuhan dan keinginan

Kita perlu selektif dalam membedakan mana yang merupakan kebutuhan dan keinginan. Kebutuhan merupakan sesuatu yang penting bagi hidup kita dan hal itu wajib dipenuhi. Oleh karena itu, kita perlu menganggarkan dana untuk kebutuhan, seperti: makanan, biaya listrik, tempat tinggal dan lain sebagainya.

Keinginan merupakan sesuatu yang bisa ditunda dan hidup kita akan tetap berlanjut tanpa kehadiran barang-barang itu, misalnya: pakaian baru, sepatu baru, gadget baru dan lain sebagainya.

Kita perlu memprioritaskan kebutuhan dibanding memanjakan keinginan kita untuk membeli sesuatu yang sebenarnya tidak perlu dan tidak mendesak. Dengan begitu, keuangan kita akan dapat berjalan seimbang.

Hasrat untuk memiliki gadget dan alat elektronik

Tidak ada salahnya ingin memiliki gadget atau alat elektronik baru. Namun semua itu harus disertai dengan kondisi keuangan yang memadai dan mencukupi. Sebaiknya, kita menghindari hutang dibandingkan memuaskan keinginan untuk memiliki gadget baru. Hutang kartu kredit akan menumpuk bila kebiasaan ini tidak dihentikan sejak dini.

Hal yang dapat kita lakukan tentunya adalah penghematan agar gaji tidak cepat habis. Kita perlu cermat membedakan mana kebutuhan yang mendesak dan mana pengeluaran dapat kita tunda sampai kita dapat sanggup membelinya tanpa berhutang. Buat anggaran untuk kebutuhan bulanan dan sisihkan dana untuk menabung. Dengan adanya anggaran, kita dapat mengatur keuangan dengan baik dan masa depan kita akan lebih baik. Lebih baik sebagian uang digunakan untuk menabung dibanding dihabiskan untuk keperluan yang tidak penting.