Kendaraan beroda empat kini telah menjadi kebutuhan pokok setiap keluarga. Rata-rata setiap warga di perkotaan telah memiliki rumah dan memiliki minimal sebuah mobil untuk menunjang kebutuhan pekerjaan dan keluarga. Tingginya aktifitas di luar rumah dan tingkat kemacetan yang tinggi menyita waktu untuk merawat kendaraan andalannya tersebut. Hal ini ditunjang lagi dengan perjalanan jauh yang melelahkan membuat mereka enggan menyempatkan diri untuk membersihkan.

Segala keterbatasan dan keengganan pemilik kendaraan untuk melakukan perawatan sendiri menjadikan sebuah kesempatan besar untuk bisnis cuci mobil. Masa depan Bisnis car wash masih sangat cerah dikarenakan pemilik mobil dari tahun ke tahun semakin bertambah. Selain itu, jumlah gerai pencucian mobil masih susah dijumpai untuk beberapa daerah. Bisnis pencucian mobil ini semakin marak dilirik oleh pengusaha muda dan ini alasannya:

Modal kecil
Pebisnis wajib memiliki sebuah kios kecil dengan kapasitas tempat parkiran mobil. Pada awal bisnis Anda tidak perlu membeli lokasi atau tempat bisnis, Anda bisa menyewanya terlebih dahulu untuk menghemat budget. Peralatan pembersih beserta alat semprotan air merupakan perlengkapan yang wajib dalam melakukan proses pembersihan dan wajib dimiliki. Menurut pengakuan beberapa pebisnis yang baru memulainya tahun 2013 hingga awal 2014, mereka memulai bisnis ini dengan modal kurang dari 50 juta rupiah. Modal yang dapat dikatakan sangat rendah untuk memulai sebuat bisnis.

Biaya Operasional
Bisnis ini harus dibantu oleh 2 pekerja dalam proses pembersihan mobil pelanggan dengan gaji bulanan. Selain gaji pegawai, semua beban operasional tentunya harus diperhitungkan seperti penggunaan listrik, air, sabun pembersih serta peralatan pembersih yang diganti.

Gaji pekerja tidak terlalu tinggi karena mereka sendiri masih mendapatkan tips langsung dari pelanggan. Hal ini juga menjadikan motivasi untuk mereka sendiri agar bekerja lebih efisien dan produktif.

Standar Operasional
Mencuci mobil tentunya tidak semudah mencuci piring. Pebisnis awam harus terlebih dahulu mempelajari metode yang benar untuk mencuci mobil agar tidak merusak cat dan bagian-bagian tertentu pada mobil. Standar kerja harus diberikan kepada pekerja yang terjun langsung di bagian operasional, tentang proses mencuci, proses mengeringkan dan cara merawat bagian-bagian tertentu pada mobil.

Pebisnis yang bijak juga harus menjelaskan terlebih dahulu bahwa tips dari pelanggan harus dikumpulkan terlebih dahulu, tercatat secara transparan dan akan dibagikan setiap periode tertentu. Hal ini ditujukan agar setiap pekerja mendapat bagiannya secara merata. Bila hal ini tidak dilakukan, akan sangat mungkin terjadi kecemburuan antar pekerja, karena pekerja yang menyerahkan mobil kepada pelanggan langsung yang akan mendapatkan tips.

Penghasilan
Berdasarkan informasi yang Kami dapatkan dari beberapa pebisnis jasa cuci mobil, mereka mengaku bahwa penghasilan yang mereka dapatkan dari hasil cuci mobil sekitar 60 hingga 70 persen dari total omzet penjualan. Penghasilan bisnis jasa yang tidak disangka ternyata sangat besar. Secara keseluruhan, pebisnis mengaku bahwa bisnis mereka mencapai BEP(break even point) alias balik modal kurang dari setahun.

Buat Anda yang bingung mencari solusi penghasilan, mungkin bisnis jasa pencucian mobil ini cocok dengan Anda. Untuk memulai bisnis ini, Kami menyarankan Anda terlebih dahulu, survey ke lokasi langsung. Pastikan ketersediaan air, listrik dan daya beli masyarakat setempat tentunya. Salam sukses.