Di dalam masyarakat beredar informasi tentang nasi yang didiamkan semalaman baik untuk dikomsumsi oleh pasien diabetes karena dianggap memiliki kadar gula yang lebih rendah dibanding nasi yang baru dimasak? Apakah itu benar?

Menurut penelitian para ahli kesehatan, Nasi yang didiamkan semalaman tidak mengurangi kadar gula dibanding nasi yang baru dimasak. Nasi yang didiamkan semalaman tidak mengalami proses apapun sehingga tidak mengurangi nilai Glycemic Index(GI) yaitu suatu patokan nilai yang mengukur seberapa cepat dan tinggi makanan meningkatkan kadar gula di dalam darah.

Bahan pangan utama yang tinggi serat dan yang memiliki nilai GI yang rendah adalah beras merah dan roti yang mengandung gandum utuh. Beras merah dan roti gandum utuh dinilai mampu menurunkan level gula darah serta menurunkan resiko terkena diabetes tipe 2. Pakar kesehatan menyarankan agar 70% dari asupan karbohidrat sehari-hari untuk penderita diabetes didapat dari jenis makanan tersebut.

Oleh sebab itu, penderita diabetes sebaiknya mengganti karbohidrat yang memiliki GI tinggi menjadi karbohidrat yang memiliki GI yang rendah sehingga aman dikonsumsi oleh penderita diabetes. Karbohidrat yang memiliki indeks GI rendah dan kaya akan serat, seperti: beras merah atau roti yang mengandung gandum utuh. Meskipun beras merah dianjurkan untuk penderita diabetes namun jumlah makanan penderita harus tetap dibatasi agar tidak melebihi batasan. Penderita diabetes disarankan untuk rutin berolahraga agar metabolisme tubuh bekerja lebih cepat dan membantu menurunkan kadar gula dalam darah.

Penderita diabetes sangat tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi nasi putih walaupun sudah didiamkan selama beberapa waktu. Penderita diabetes dapat mengganti nasi putih dengan makanan lain seperti beras merah, gandum utuh, sayuran dan buah-buahan yang memiliki nilai GI rendah.