Virus zika merupakan virus yang baru ditemukan pada akhir tahun 2015. Kini virus ini semakin membuat cemas warga masyarakat dunia karena virus ini sudah berhasil menginfeksi beberapa individu. Oleh karena itu, penelitian medis dilakukan untuk mengetahui asal mula virus zika dan cara untuk mengobati penyakit yang disebabkan virus zika

Asal mula virus zika

Hingga saat ini, belum ada ilmuwan yang berhasil menemukan asal mula virus ini. Virus ini diduga awalnya berhasil menginfeksi warga Amerika Latin. Awalnya penyakit yang disebabkan oleh virus zika diidentitifikasi sebagai penyakit demam berdarah. Namun, pengobatan yang diberikan tidak dapat menyembuhkan penyakit yang disebabkan oleh virus zika.

Puluhan kasus penyakit serupa juga ditimbulkan oleh virus zika dan ditemukan di beberapa negara bagian Amerika Serikat. Awalnya semua kasus penyakit ini teridentifikasi sebagai penyakit demam berdarah. Namun, tidak ada kasus yang dapat terselesaikan menggunakan teknik pengobatan yang sudah diketahui.

Cara pengobatan penyakit yang disebabkan oleh virus zika

Berbagai cara pengobatan telah dilakukan untuk mengobati penyakit yang disebabkan oleh virus zika ini. Tapi, segala usaha tidak memberikan hasil positif yang menunjukkan kesembuhan. Tim medis yang menangani kasus virus zika hanya dapat memberikan pengobatan terhadap gejala yang ditimbulkan oleh penyakit ini, seperti: panas tinggi, sakit kepala, nyeri otot, badan terasa lemas dan lain sebagainya.

Penelitian medis berhasil menemukan sumber penyakit

Akhirnya, berbagai penelitian pun dilakukan untuk mengetahui sumber penyakit ini. Virus penyebab penyakit ini dinamakan sebagai virus zika. Virus ini diketahui dapat ditularkan melalui nyamuk aedes. Nyamuk aedes merupakan jenis nyamuk yang sama yang membawa virus dengue penyebab demam berdarah.

Virus zika diduga sebagai bentuk lain dari virus penyebab demam berdarah

Penggunaan obat-obatan dan antibiotik dalam mengobati penyakit demam berdarah dapat menyebabkan virus merubah sifat dirinya. Virus yang berhasil merubah sifat pada dirinya mampu bertahan terhadap obat-obat dan antibiotik tertentu. Oleh karena itu, virus itu akan menjadi virus generasi baru yang lebih kuat dan tidak dapat diobati dengan obat-obatan sebelumnya.

Hal ini juga menjadi dugaan utama terhadap virus zika. Virus zika diperkirakan merupakan bentuk lain dari virus dengue karena kedua virus ini dibawa oleh jenis nyamuk yang sama. Sebagian besar gejala yang ditimbulkan oleh virus dengue dan virus zika dapat dikatakan sama. Namun, penyakit virus zika tidak dapat diobati dengan cara pengobatan demam berdarah.

Hari demi hari tim medis dunia berusaha memperoleh cara pengobatan baru yang dapat mengobati penyakit ini secara tuntas. Sayangnya cara pengobatan terhadap penyakit ini belum dapat ditemukan.

Virus zika diduga sebagai penyebab mikrofaseli pada bayi

Salah satu faktor yang paling mencemaskan masyarakat dunia ini adalah suatu kejadian aneh yang menyebabkan terjadinya penyusutan volume otak pada bayi. Bayi yang mengalami mikrofaseli ini terlahir dari ibu yang terinfeksi oleh virus zika. Hingga saat ini, virus zika ditetapkan sebagai dugaan utama penyebab mikrofaseli pada bayi.