Kini jumlah pemain saham semakin banyak dari waktu ke waktu. Banyak orang yang kini menemukan cara baru di dunia saham untuk mencari uang. Kebanyakan orang bermain saham dengan cepat alias trading. Mereka memperjual belikan saham dalam hitungan hari bahkan hitungan jam. Mereka mengambil keuntungan dari selisih harga yang mereka dapatkan. Permainan saham yang sering kita dengar ternyata beli dan dijual kembali. Saham ditransaksikan dengan cepat, saham dibeli dan kemudian dijual kembali setelah berselang beberapa jam bahkan hanya berselang beberapa menit. Apakah saham boleh disimpan lama atau hanya boleh beli kemudian jual kembali?

Apakah saham boleh disimpan atau hanya boleh beli kemudian jual kembali?

Sebelumnya kita perlu ketahui arti dari saham sebenarnya. Saham adalah hak dari kepemilikan dari suatu perusahaan. Ketika kita membeli saham artinya kita memiliki sebagian dari perusahaan tersebut. Hak kita tidak akan berkurang sesuai dengan jumlah saham yang kita miliki. Hanya saja nilai tukar saham tersebut ke dalam suatu mata uang akan berfluktuasi terhadap permintaan pasar.

Jadi untuk menjawab pertanyaan “Apakah saham boleh disimpan atau hanya boleh beli kemudian jual kembali?”. Jawabannya tentu saja saham boleh disimpan selama kita tidak ingin menjualnya. Kita tidak diwajibkan untuk menjual kembali karena kita sudah membeli dan memiliki hak atas suatu perusahaan. Kita akan tetap memiliki kepemilikan atas perusahaan itu selama perusahaan tidak mengalami kebangkrutan.

Apakah kita diharuskan membayar suatu biaya untuk menyimpan saham

Saham adalah hak atau kepemilikan atau suatu perusahaan selayaknya kita memiliki suatu usaha. Kita tidak perlu membayar apa pun atas hak kita tersebut. Segala biaya atas kegiatan perusahaan akan dikelola oleh pihak internal perusahaan. Investor tidak perlu mengkhawatirkan semua kegiatan perusahaan dan tidak ada biaya yang dibebankan kepada investor.

Bila perusahaan merugi maka investor juga akan mendapatkan kerugian. Nilai saham dari perusahaan tersebut akan ikut turun mengikuti kondisi perusahaan tersebut. Oleh karena itu, belilah saham perusahaan yang menguntungkan.

Mengapa ada pialang yang mengharuskan pemilik saham membayar biaya kepemilikan saham?

Pada saat pembelian saham akan dikenakan sebuah biaya transaksi cukup kecil sekitar 0.2%. Biaya ini berlaku secara nasional dan akan dikenakan oleh perusahaan pialang. Biaya ini hanya dibayarkan sekali pada saat pembelian saham. Selanjutnya saham dapat disimpan oleh pemilik saham hingga waktu yang tidak ditentukan.

Tapi di luar itu ada beberapa perusahaan pialang “nakal” yang memberikan biaya tidak resmi kepada investor. Mereka mengenakan biaya mahal yang tidak rasional kepada investor. Mereka mungkin saja mengenakan biaya 1% hingga 5% dari nilai total saham yang disimpan per hari. Tapi biaya ini tidak pernah ada dan hanya diberlakukan oleh perusahaan pialang “nakal”. Untuk mempelajari mengenai pialang nakal atau pialang penipuan, Silahkan baca juga artikel berikut ini:

Investasi Di Pialang Saham Penipuan – Broker Penipu – Bahaya
Cara Pialang Saham Penipuan Makan Uang Korban – Aksi Broker Nakal