Banyak orang mengeluhkan bahwa website yang mereka miliki tidak memiliki pengunjung atau pengunjung sangat sedikit. Mungkin saja pengunjung hanya 5 orang dalam sebulan atau tidak ada pengunjung sama sekali. Hal ini disebabkan mereka tidak mengetahui bahwa sebuah website baru tidak akan memiliki pengunjung. Kebanyakan orang awam mengira bahwa setelah memiliki sebuah website atau toko online, mereka akan dicari oleh pengunjung. Silahkan simak artikel ini, Kami akan jelaskan alasan mengapa website baru tidak memiliki pengunjung:

Website diidentifikasi melalui nama domain atau subdomain

Setiap website yang online harus memiliki sebuah alamat agar dapat diakses. Alamat website ini sering disebut domain tapi dalam prakteknya ada sebagian orang juga menggunakan subdomain sebagai alamat websitenya. Alamat website yang menggunakan Domain cenderung lebih pendek dan lebih mudah diingat dibandingan menggunakan subdomain. Pengggunakan subdomain sebagai alamat website dilakukan dengan alasan tidak perlu mengeluarkan biaya untuk sebuah alamat website alias gratis.
contoh domain:
namasaya.com
domainsaya.com
websitesaya.web.id
produksaya.co.id

contoh subdomain:
namasaya.blogspot.com
websitesaya.wordpress.com
subdomainsaya.domainsaya.com
adiksaya.websitesaya.web.id

Dari contoh di atas terlihat bahwa subdomain berada di bawah naungan sebuah domain. Ketika Anda memiliki sebuah domain, Anda dapat membuat subdomain sebanyak mungkin di bawah domain tersebut tanpa mengeluarkan biaya tambahan.

Membuat Website tidak seperti membuka toko

Sebuah toko dibuka di suatu daerah dan pemilik toko berharap masyarakat yang berada di lokasi tersebut akan berbelanja di toko mereka. Toko yang berada di lokasi strategis akan mendapatkan banyak calon konsumen yang berlalu lalang sehingga berkemungkinan ada orang yang melihat toko mereka dan berbelanja. Lokasi toko sangat menentukan jumlah pengunjung yang datang mengunjungi toko.

Hal ini tidak akan berlaku pada website. Sebuah website dibangun dan ditempatkan pada sebuah server kemudian dihubungkan dengan alamat website tersebut. Pada situasi ini, tidak ada pengunjung yang berlalu lalang di depan website.

Alamat website dapat diibaratkan nomor telepon

Bila Anda ingin menghubungi seseorang melalui telepon, Anda harus mengetahui nomor telepon orang tersebut. Hal yang sama juga terjadi pada sebuah website, orang yang ingin mengunjungi website tertentu harus mengetahui alamat website tersebut. Mereka tidak bisa mengakses informasi di dalam website apabila mereka tidak mengetahui alamat website tersebut.

Alasan mengapa website baru tidak memiliki pengunjung

Mengapa sebuah website baru tidak memiliki pengunjung? Hal ini sebenarnya mudah dibayangkan seperti penjelasan sebuah website seperti nomor telepon. Kita ambil contoh sebuah website. Misalnya saya memiliki sebuah toko online yang menjual Handphone yang beralamat contohtokoHPmurah.com. Kira-kira siapa yang akan masuk ke website saya bila saya hanya memiliki website tersebut dan menunggu pengunjung datang sendiri? Apakah Anda sebagai calon pembeli handphone akan mengunjungi contohtokoHPmurah.com? Saya yakin jawaban Anda “tidak” karena Anda tidak pernah tahu bahwa website contohtokoHPmurah.com itu ada. Hal ini membuktikan bahwa sebuah website baru tidak akan memiliki pengunjung bila tidak disertai usaha untuk meramaikannya.

Semua website yang tidak memiliki marketing tidak akan memiliki pengunjung

Website yang telah online selama periode waktu yang cukup lama juga akan mengalami hal yang sama bila pemilik website tidak berusaha untuk mencari pengunjung. Selama tidak disertai usaha marketing atau usaha meramaikan website, suatu website tidak akan mendapatkan pengunjung yang banyak bahkan tidak ada pengunjung sama sekali.

Masyarakat awam berpikir bahwa setelah memiliki website mereka akan menerima pesanan

Hingga saat ini masih banyak orang yang berpikiran setelah memiliki sebuah website, mereka siap berjualan. Mereka membuat website dan kemudian mereka menunggu order. Harapan mereka akhirnya berbuah kekecewaan. Sebagian pemilik website yang tidak memiliki pengunjung berasal dari masyarakat awam. Mereka tidak mengetahui cara untuk meramaikan website.

Pemilik website harus melakukan marketing untuk meramaikan website

Setelah sebuah website hadir tapi kehadiran website tidak membawa hasil tentunya sangat mengecewakan. Para pemilik website yang tidak memiliki pengunjung harus banyak mempelajari tentang cara meramaikan pengunjung website. Bila mereka berasal dari masyarakat awam, sebaiknya mereka menggunakan jasa pihak ketiga untuk membuat website mereka menjadi lebih hidup. Mereka juga bisa berkonsultasi dengan pihak yang ahli di bidang online marketing agar mendapatkan cara terbaik untuk menarik pengunjung ke dalam website mereka.