Orang tua dari dulu selalu menasehati anak-anak agar tidak bermain hujan. Nasehat itu sering diberikan kepada generasi muda secara turun-temurun dari jaman dahulu. Mereka menasehati anak-anak muda karena mereka mempunyai alasan tersendiri. Mereka tidak ingin anak-anaknya jatuh sakit setelah bermain hujan. Sebenarnya larangan yang diberikan orang tua kepada anaknya bukan hanya sekedar larangan, mereka sendiri sudah melihat berbagai pengalaman orang lain yang jatuh sakit setelah terkena air hujan. Mereka bahkan pernah mengalaminya sendiri. Namun, apa penyebab dan alasan air hujan membuat orang jadi sakit?

penyebab dan alasan air hujan membuat orang jadi sakit

Nasehat dan larangan orang tua agar tidak terkena air hujan, ternyata tidak hanya sekadar larangan. Nasehat itu ternyata sudah didasari alasan ilmiah yang dapat membuat orang menjadi sakit.

Air hujan mengikat polutan turun ke bumi

Jaman sekarang polusi udara semakin banyak apalagi di daerah perkotaan dan perindustrian. Semua polutan terkumpul di udara dan terikat oleh molekul air di udara. Suatu hari semua polutan akan turun ke bumi dibawa oleh air hujan.

Tentu saja polutan cukup berbahaya untuk kesehatan manusia. Polutan di daerah perindustrian tertentu terdapat bahan kimia yang dapat merusak kulit. Hal ini akan lebih berbahaya lagi apabila air hujan ini mengenai kulit orang yang sensitif. Beberapa orang yang berkulit sensitif bisa mengalami kulit pecah-pecah, kulit memerah, gatal-gatal bahkan terjadi iritasi.

Air hujan membawa suhu rendah dari udara

Air hujan akan terasa dingin karena air hujan membawa suhu udara di angkasa yang cukup dingin. Awan berubah menjadi titik air hujan karena suhunya yang sangat dingin. Suhu air hujan lebih rendah dibandingkan air yang berasal dari air tanah atau air ledeng.

Suhu air yang dingin ini akan membuat suhu badan orang yang terkena air hujan turun secara drastis. Pada kondisi suhu badan yang turun drastis, badan belum dapat menyesuaikan perubahan suhu yang terlalu cepat. Sistem metabolisme tubuh tiba-tiba untuk bekerja dengan jauh lebih cepat untuk memanaskan tubuh kembali. Tapi suhu tubuh yang turun terlalu cepat membuat tubuh kehabisan energi dan sistem imun menurun. Pada kondisi demikian suhu tubuh mudah terserang oleh penyakit.

Suhu tubuh yang menurun terlalu cepat juga menyebabkan penyebaran suhu menjadi tidak merata di seluruh badan. Hasilnya beberapa daerah tubuh yang lebih dahulu turun suhunya akan mengakibatkan pembuluh darah di daerah tersebut menyempit terlebih dahulu. Akibat buruknya, orang tersebut akan mudah merasakan sakit kepala, kram, sakit, encok dan lain sebagainya.

Tidak semua orang yang terkena air hujan pasti jatuh sakit. Tapi terkena air hujan akan membuat kemungkinan lebih besar, orang menjadi sakit karena efek dari air hujan tersebut. Di lain sisi, orang yang berhasil menghindari hujan juga tidak menjamin bahwa diri mereka tidak jatuh sakit. Hal ini akan kembali lagi kepada kondisi kesehatan diri masing-masing.